Mahfud MD Sebut 92% Warga Papua Tak Masalah dengan NKRI

Riezky Maulana, iNews · Selasa 04 Mei 2021 08:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 337 2405192 mahfud-md-sebut-92-warga-papua-tak-masalah-dengan-nkri-1VPJP98rtE.jpg Mahfud MD (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan bahwa lebih dari 92 persen warga Papua tak ada masalah dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut dia, warga yang memilih jalan menjadi teroris dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) jauh lebih sedikit.

"Yang teroris itu sedikit. masyarakatnya seluruhnya pada umumnya lebih dari 90 persen atau 92 persen lebih itu kan enggak ada masalah dengan republik," kata Mahfud MD, Senin (3/5/2021).

Lebih jauh, mantan Ketua MK itu melanjutkan bahwa mayoritas masyarakat Papua juga tak ada masalah dengan beragam usulan kebijakan yang digaungkan oleh Pemerintah Indonesia. Hanya saja, di luar masyarakat yang mendukung Indonesia, terdapat beberapa kelompok yang menentang.

"Tapi yang lain tetap sudah dilakukan berbagai pendekatan itu, tetap saja nantang-nantang, tetap membunuh. Itu membahayakan banyak orang," ungkapnya.

Baca juga: Mahfud MD: 95 Orang Meninggal Akibat Tindakan Brutal KKB

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD menetapkan Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT).

"Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris," ujar Mahfud dalam jumpa persnya, Kamis 29 April 2021.

Baca juga: Klarifikasi Mahfud MD soal Pernyataan "Korupsi Boleh Asal Ekonomi Bagus"

Oleh karena itu, pemerintah meminta TNI dan Polri untuk menindak KKB Papua yang semakin meresahkan. Hal itu mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme.

“Pemerintah sudah meminta kepada Polri TNI, BIN dan apparat terkait segera melakukan tindakan secara cepat, tegas dan terukur,” ujarnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini