PDIP: Megawati Penggagas Awal, Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN Keputusan Tepat

Rakhmatulloh, Sindonews · Senin 03 Mei 2021 21:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 337 2405058 pdip-megawati-penggagas-awal-jadi-ketua-dewan-pengarah-brin-keputusan-tepat-rOSxdJzbCR.jpg Megawati Soekarnoputri (Foto: Twitter PDIP)

JAKARTA - Keputusan Presiden Jokowi yang menempatkan Badan Riset Dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai infrastruktur kemajuan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menempatkan riset dan inovasi sebagai pilar Indonesia Berdikari, mendapat dukungan penuh dari PDI Perjuangan.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyatakan, para pendiri bangsa seperti Bung Karno dan Bung Hatta merupakan sosok pemimpin negarawan dan sekaligus pembelajar yang baik.

"Semua menempatkan konsep kemajuan Indonesia melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Para pendiri bangsa kental dengan tradisi sebagai pembelajar yang baik yang kedepankan riset dan Inovasi," tutur Hasto, Senin (3/5/2021).

Baca Juga:  Saat Anies Tiba-Tiba Jadi Fotografer Dadakan Jokowi ketika Vaksinasi Covid-19

Menurutnya, perhatian Bung Karno yang menempatkan supremasi sains dan teknologi untuk kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat Indonesia, serta sumbangsih Indonesia bagi dunia tersebut, nampak dari keseriusan Bung Karno yang menempatkan lebih dari 600 doktor peneliti pada saat merancang Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana.

"Ilmu pengetahuan dan teknologi oleh Bung Karno selalu ditempatkan dalam konteks kemajuan dan kejayaan Indonesia Raya," ungkap Hasto.

Lebih lanjut Hasto mengatakan, kepeloporan Bung Karno yang menempatkan pentingnya riset dan inovasi tersebut juga dilanjutkan oleh Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Megawati disebutnya merupakan Ketua Umum Parpol yang paling konsisten menyuarakan pentingnya penguasaan ilmu-ilmu dasar, riset dan inovasi, dan terus memerjuangkan peningkatan anggaran peneltian 5% dari PDB.

"Beliau juga penggagas awal dari BRIN, dengan mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar BRIN hadir menjabarkan politik Indonesia Berdikari, dengan memfokuskan diri pada penelitian untuk manusia Indonesia, flora, fauna dan teknologi itu sendiri. Semua dibumikan bagi Tanah Air Indonesia," ujarnya.

Baca Juga:  Jokowi: Semoga Vaksinasi Bisa Perlambat hingga Hilangkan Penyebaran Covid-19

Hasto menganggap, dengan menempatkan BRIN guna mendorong kemajuan Indonesia, maka ketentuan peraturan-perundang-undangan yang menempatkan Ketua Dewan Pengarah BPIP ex officio sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, merupakan keputusan tepat.

"Riset dan inovasi harus digerakkan oleh ideologi bangsa agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdikari, dan bangga dengan jati diri kebudayaannya. BRIN adalah babak baru bagi kemajuan Indonesia Raya," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini