Jaksa Banding atas Vonis 10 Bulan Syahganda Nainggolan

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 03 Mei 2021 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 337 2404914 jaksa-banding-atas-vonis-10-bulan-syahganda-nainggolan-xspubJCSwb.jpg Syahganda Nainggolan (Foto: Twitter Syahganda Nainggolan)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok mengajukan banding atas vonis petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan, terkait kasus berita bohong mengenai Omnibus Law.

Syahganda divonis Majelis Hakim 10 bulan kurungan penjara yang di mana jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yakni enam tahun kurungan bui.

"Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari dari Kejaksaan Negeri Depok telah menyatakan upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri Depok dalam perkara tindak pidana menyebarkan berita bohong (hoaks) atas nama terdakwa Syahganda Nainggolan," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak dalam keterangannya, Jakarta, Senin (3/5/2021).

Baca Juga:  Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan Divonis 10 Bulan

Leonard memaparkan, JPU berpandangan perlu mengajukan banding lantaran putusan terhadap Syahganda dinilai terlalu rendah daripada tuntutan JPU.

"Karena dalam putusan pengadilan dipertimbangkan pasal yang berbeda dengan pasal yang dibuktikan Jaksa Penuntut Umum dalam surat tuntutannya dan putusan Majelis Hakim di bawah 2/3 dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan seluruh pertimbangan Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan tuntutan tidak diambil alih seluruhnya dalam putusan Majelis Hakim, maka Tim Jaksa Penuntut Umum mengajukan upaya hukum Banding," paparnya.

Syahganda dianggap melanggar Pasal 14 Ayat (1) atau Ayat (2) atau Pasal 15 Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca Juga: Aktivis dan Tokoh Nasional Buat Petisi Dukung Pembebasan Syahganda-Jumhur

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini