Viral Kerumunan Konser di Jaksel, Satgas: Penyelenggara Akan Dimintai Pertanggungjawaban!

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 03 Mei 2021 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 337 2404904 viral-kerumunan-konser-di-jaksel-satgas-penyelenggara-akan-dimintai-pertanggungjawaban-G4r5t95XtT.jpg Foto: istimewa

JAKARTA - Warga DKI Jakarta dihebohkan dengan viralnya video konser musik tanpa menerapkan protokol kesehatan. Diketahui, konser musik ini bertemakan “Manggung di Pasar Ramadhan” yang berlokasi di CIBIS Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu 1 Mei 2021.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito pun berang dengan kegiatan tersebut. Dia meminta Satgas Covid-19 DKI Jakarta segera mengevaluasi izin penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Hal ini menjadi bahan evaluasi untuk Satgas Covid-19 daerah untuk lebih bertindak antisipatif, tidak hanya reaktif,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima, Senin (5/4/2021).

Wiku juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyelenggarakan kegiatan maupun acara yang tidak bisa mengendalikan protokol kesehatan. Pasalnya, dari video yang beredar, tampak jelas masyarakat dengan bebas berkerumun menikmati musik tanpa menjaga jarak.

Baca juga: Manggung Offline, Superglad dan The Cat Police Tak Acuh Soal Prokes?

“Mohon kepada penyelenggara acara agar tidak menyelenggarakan acara yang jelas-jelas tidak mampu dikendalikan protokol kesehatannya," imbuhnya.

Selain itu, Wiku memastikan bahwa penyelenggara acara tersebut akan dimintai pertanggungjawaban karena telah membahayakan kesehatan masyarakat.

Baca juga: Pengurus Masjid Usir Jamaah Pakai Masker, Warganet: Habis Depok Terbitlah Bekasi

“Penyelenggara akan dimintai pertanggungjawaban publik atas kegiatan yang membahayakan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menerima banyak laporan terkait adanya kerumunan pada akhir-akhir ini. Satgas Covid-19, kata Wiku, akan mempertimmbangkan untuk memodifikasi kebijakan terutama mencegah hal seperti ini kembali terjadi.

“Terkait pelanggaran kerumunan yang akhir-akhir ini banyak diterima oleh Satgas akan kami jadikan masukan untuk modifikasi kebijakan. Namun sebaik-baiknya kebijakan yang dibuat, haruslah ada sikap suportif dari masyarakat.”

Namun, Wiku mengingatkan bahwa saat ini yang dibutuhkan adalah bukan saling menyalahkan tapi harus mengevaluasi bersama. “Satgas daerah membuat kebijakan dan melakukan tindakan pencegahan, pembinaan dan monitoring serta evaluasi berkala terkait penanganan Covid-19. Sedangkan penyelenggara kegiatan sosial ekonomi dan masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab mematuhi kebijakannya,” tegasnya

Wiku pun menegaskan bahwa keselamatan Covid-19 adalah bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga terkait orang lain. “Ingat ini bukan soal diri sendiri, jika kita melanggar maka kita akan membahayakan orang lain, termasuk orang-orang terdekat kita sendiri,” tuturnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini