19 Provinsi Melonjak Kasus Aktif Covid-19, Satgas: Ada yang Lebih 180%

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 02 Mei 2021 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 02 337 2404359 19-provinsi-melonjak-kasus-aktif-covid-19-satgas-ada-yang-lebih-180-ZSBdMsynBR.jpg Tren kenaikan kasus aktif Covid-19 (Foto: Binti Mufarida)

JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah melaporkan per 30 April 2021 kasus aktif Covid-19 di 19 provinsi mengalami tren kenaikan yang signifikan. Bahkan, di salah satu provinsi yakni di Kepulauan Riau, kenaikan kasus aktifnya mencapai lebih 180%.

“Saya sampaikan terkait dengan tren kenaikan kasus di 34 provinsi. Salah satu hal yang harus kita lihat adalah bagaimana saat ini kondisi di 34 provinsi berjalan. Salah satu hal yang kita review adalah jumlah kasus aktif. Dan di sini mengukur apakah dalam 7 hari terakhir terjadi rata-rata kenaikan atau penurunan dibandingkan dengan kurva yang saat ini ada,” kata Dewi dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional secara virtual, Minggu (2/5/2021).

“Kalau kita lihat di di sini maka ada 19 provinsi yang mengalami tren kenaikan jumlah kasus aktif, ini per tanggal 30 April 2021. Sedangkan 15 provinsi yang lain mengalami tren penurunan jumlah kasus aktif,” papar Dewi.

Baca Juga: Strategi Anies Baswedan Memecah Kerumunan di Pasar Tanah Abang

Namun, kata Dewi, ketika dibedah lebih lagi ada beberapa provinsi yang mengalami kenaikan cukup tinggi dan patut untuk mendapatkan prioritas untuk segera diselesaikan. “Kita bisa melihat di 7 provinsi, di mana kalau kita lihat pada 4 tanggal terakhir terakhir, terjadi kenaikan jumlah kasus aktif cukup signifikan,” katanya.

“Contoh di Bengkulu kenaikannya mencapai 94,9%, Kalimantan Barat 59,9%, Bangka Belitung 99,5%, Kepulauan Riau lebih dari 180%, Lampung 100%, Sumatera Barat 62,9% dan Riau 131,7%,” ungkap Dewi.

“Jadi kita harus melihat pergerakan jumlah kasus aktif yang terjadi, ini kita lihat dalam 1 bulan terakhir dan ada beberapa provinsi yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” jelasnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Bertambah 4.394, DKI Jakarta Penyumbang Terbanyak

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini