Unggah Foto Sekolah Online di Hardiknas, Jokowi: Jangan Pernah Lunglai

Erfan Maaruf, iNews · Minggu 02 Mei 2021 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 02 337 2404219 unggah-foto-sekolah-online-di-hardiknas-jokowi-jangan-pernah-lunglai-BbEG5nulGp.jpg Presiden Joko Widodo mengucapkan Hari Pendidikan Nasional dan unggah foto siswa belajar online (Foto: Twitter @jokowi)

JAKARTA - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei di tengah pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para siswa untuk terus menjaga semangat memuntut ilmu. Meski telah setahun dilanda Covid-19, siswa diminta untuk tidak lemah.

Hal itu dikatakan Jokowi melalui postingan akun Instagramnya @jokowi. Dalam postingan tersebut Jokowi mengunggah sebuah sebuah foto ucapan Hardiknas yang syarat dengan arti.

Foto bertuliskan selamat Hari Pendidikan Nasional tersebut memperlihatkan kondisi belajar mengajar di dalam kelas. Di dalam ruangan yang diisi oleh aktivitas guru dan siswa yang tengah melakukan proses belajar mengajar.

Baca Juga:  Jokowi Minta Kepala Daerah Intens Sosialisasikan Larangan Mudik

Meski terlihat suasana belajar pada umumnya yang terdapat papan tulis lengkap dengan penghapus dan spridol. Namun, gambar seolah tersebut memperlihatkan kondisi sekolah dengan menggunakan media daring.

Tidak ada sosok nyata melainkan hanya terlihat layar-layar guru dan siswa yang tengah belajar. Hal itu seolah mencerminkan kondisi pendidikan selama satu tahun terakhir yang dilakukan dengan menggunakan media daring.

Di dalam ruangan tersebut terlihat foto Presiden dan Wakil Presiden yang di tengahnya terdapat lambang Garuda Indonesia. Menempel juga foto pahlawan pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara

"Setahun lebih dunia terkungkung pandemi, tapi semangat belajar anak-anak kita jangan pernah lunglai. Semoga masa-masa sulit ini segera usai, dan kita semua bertatap muka lagi," kata Jokowi, Minggu (2/5/2021).

Baca Juga:  Ketika Presiden Jokowi Bersedih Melihat Foto-foto Prajurit KRI Nanggala 402 yang Gugur

Seperti diketahui, guru dan siswa selama satu tahun terakhir menjalankan pembelajaran jarak jauh atau daring. Hal itu terjadi karena pandemi Covid-19 yang melanda selama Indonesia sejak Maret 2020.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini