Pemerintah Berencana Datangkan Kembali 100 Juta Vaksin Sinovac

Agregasi Harian Jogja, · Sabtu 01 Mei 2021 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 337 2403937 pemerintah-berencana-datangkan-kembali-100-juta-vaksin-sinovac-vg5EG1vhJ4.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah berencana akan mendatangkan kembali 100 juta vaksin Sinovac. Rencana pembelian vaksin buatan perusahaan farmasi asal China itu diharapkan bisa menyukseskan program vaksinasi di Tanah Air.

“Rencana awal itu sekitar 90 hingga 100 juta dosis vaksin ya, tetapi ini masih sangat awal,” kata Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Sabtu (1/5/2021).

 Dia mengatakan, tambahan 100 juta dosis vaksin Sinovac itu akan menambah 140 juta dosis vaksin buatan Sinovac yang telah dibeli oleh Indonesia terlebih dahulu.

“Indonesia mengupayakan tambahan Sinovac sendiri untuk bisa menambah dari jumlah vaksin tadinya sudah 140 juta dosis. Kita pastikan vaksinasi tetap bisa kita lakukan sesuai rencana,” ujarnya.

Pemerintah berupaya untuk mempercepat proses kedatangan 140 juta dosis bahan baku (bulk) vaksin Covid-19 dari Sinovac, China untuk diproduksi dalam negeri.

Awalnya, proses untuk mendatangkan 140 juta bulk vaksin Sinovac ditargetkan rampung pada November 2021, tetapi prosesnya akan dipercepat dan ditargetkan rampung pada Juli 2021.

Baca juga: 10 Tahap Kedatangan Vaksin Covid-19 Bukti Komitmen Indonesia

Pemerintah juga kembali mendatangkan vaksin Covid-19 ke Tanah Air pada Jumat 30 April 2021. Kedatangan vaksin ini merupakan tahapan kesepuluh.

Vaksin yang didatangkan pada hari ini adalah 6 juta vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku (bulk) dan 482.400 vaksin dalam bentuk jadi (vial) dari Sinopharm, China.

Baca juga: Selain 6 Juta Bulk Sinovac, Indonesia Terima 482.400 Dosis Vaksin Sinopharm

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johhny G. Plate mengatakan bahwa dengan kedatangan vaksin tahap kesepuluh ini, maka Indonesia telah menerima sejumlah 65,5 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku dari Sinovac.

Selain itu, dia menyatakan Indonesia juga telah menerima 8,48 juta dosis vaksin dalam bentuk jadi atau finish product dari Sinovac, Sinopharm dan Astrazeneca.

"Kedatangan vaksin pada hari ini merupakan bentuk konsistensi pemerintah dalam mengamankan pasokan vaksin secara bertahap di dalam negeri, dalam situasi di mana negara-negara di dunia berlomba-lomba untuk mendapatkan vaksin Covid-19," kata Johnny dalam keterangan pers seperti ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat 30 April 2021.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini