Tim Densus 88 Dikerahkan ke Papua, Tunggu Perintah Kapolri

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 30 April 2021 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 337 2403615 tim-densus-88-dikerahkan-ke-papua-tunggu-perintah-kapolri-fl6uUPnA22.jpg Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan (foto: Antara)

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dipastikan dilibatkan, atau turun ke Papua untuk memberangus Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), usai resmi dilabeli teroris oleh Pemerintah Indonesia.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan, meskipun sudah dipastikan terlibat, namun personel Detasemen berlambang burung hantu itu menunggu perintah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk turun ke Tanah Cenderawasih itu.

"Tentunya Densus 88 akan siap membantu satuan tugas operasi Nemangkawi yang saat ini sudah bertugas di dalam rangka memburu KKB di Papua. Saat ini, masih menunggu perintah dari Kapolri," kata Ramadhan di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/4/2021).

Baca juga:  Ketua MPR: Pemerintah Tak Perlu Ragu Tindak KKB Papua

Menurut Ramadhan, Densus 88 dibentuk oleh Polri memang memiliki tugas dan wewenang khusus dalam menangani dan menanggulangi aksi teror di Indonesia.

Sehingga, ketika KKB ditetapkan sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT), maka Densus 88 akan dilibatkan dalam hal tersebut.

"Kami sampaikan bahwa Densus 88 antiteror Polri itu diciptakan sebagai satsus kontra terorisme yang tentunya memiliki kemampuan untuk mengumpas setiap aktifitas terorisme di tanah air," ujar Ramadhan.

Baca juga:  KKB Adalah Teroris, Tidak Hanya Polri Menghadapi tapi Juga TNI

Ramadhan menuturkan, keterlibatan Densus 88 dalam mengejar kelompok terorisme sudah ada sebelumnya di beberapa wilayah Indonesia.

"Densus 88 dilibatkan di dalam membantu satgas operasi Tinombala maupun satgas operasi Madago Raya. Nantinya, tentunya ketika perintah dari Kapolri karena Densus ini langsung di bawah Kapolri, tentunya Densus 88 akan melaksanakam perintah setekh mendapatkan perintah dari Kapolri," papar Ramadhan.

Pemerintah meminta TNI dan Polri untuk menindak KKB Papua yang semakin meresahkan. Hal itu mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini