Kominfo Catat Lebih 178 Ribu Hoaks Terkait Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 30 April 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 337 2403450 kominfo-catat-lebih-178-ribu-hoaks-terkait-covid-19-XuRbaH6WVy.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate menyebutkan, saat ini dunia tidak hanya berupaya keras menangani pandemi Covid-19. Namun juga menghadapi infodemi di tengah ruang informasi publik.

“Dunia saat ini tidak hanya berupaya keras menangani pandemi Covid-19. Namun kita juga sedang menghadapi demi infodemi, infodemi semakin marak di tengah-tengah ruang Informasi Publik. Dan menyebar dengan sangat mudah dan cepat di media sosial, di media digital,” ungkap Johnny secara virtual dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Baca juga:  Cara Cek Informasi Hoaks, Bisa Melalui WhatsApp atau Situs Ini

Johnny melaporkan hingga hari ini sebanyak 178.556 hoaks terkait Covid-19. Hoaks tersebut terdiri dari 1.556 hoaks terkait Covid-19 serta 177.000 hoaks terkait vaksin Covid-19.

“Secara spesifik hingga tadi pagi ini Kementerian Kominfo telah mencatat dan telah melabeli sebanyak 1.556 hoaks terkait Covid-19 serta 177.000 hoaks terkait vaksin Covid-19,” katanya.

Baca juga:  Awas Hoax Vaksin Sinovac Berlabel Only for Clinical Trial

Untuk itu, Johnny menghimbau masyarakat selalu merujuk pada sumber-sumber yang akurat dan dapat dipercaya terkait Covid-19. Baik dari Badan Dunia atau World Health Organization (WHO), pemerintah Indonesia dalam hal ini KPC PEN, Kementerian Kesehatan, dan kementerian atau lembaga terkait ataupun para ahli di bidangnya.

Disamping itu, Johnny mengingatkan bahwa vaksinasi Covid-19 juga terus dilakukan. Upaya ini, kata Johnny untuk mencari atau mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

“Vaksinasi nasional, adalah salah satu upaya bersama dalam mencari atau mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. Di saat bersamaan pemerintah melakukan 3T, testing testing dan treatment dan masyarakat dapat terus melaksanakan secara disiplin protokol kesehatan 3M memakai masker menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun menggunakan hand sanitizer,” katanya.

“Terlebih saat ini terdapat beberapa negara yang sedang menghadapi gelombang kedua second wave dan bahkan gelombang ketiga third wave yang mengakibatkan kembali terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19,” kata Johnny.

Untuk itu, Johnny meminta harus bersama-sama berupaya agar kejadian tersebut tidak terjadi di Indonesia. “Meskipun vaksinasi telah dilakukan, kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk keselamatan seluruh masyarakat Indonesia," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini