Dicopot dari Sesjamdatun Kejagung Terkait Penyalahgunaan Wewenang, Ini Profil Chaerul Amir

Irfan Ma'ruf, iNews · Jum'at 30 April 2021 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 337 2403440 dicopot-dari-sesjamdatun-kejagung-terkait-penyalahgunaan-wewenang-ini-profil-chaerul-amir-uFHC5fQz19.jpg Kejaksaan Agung (Kejagung). (Ilustrasi/Dok Sindo)

JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun), Chaerul Amir, lantaran terbukti menyalahgunakan wewenang. Chaerul dijatuhi hukuman tingkat berat dan dibebastugaskan dari jabatan apapun.

Sebelum dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat berupa pembebasan dari jabatan struktural, Chaerul sempat mengisi sejumlah jabatan penting di lingkungan Kejaksaan. MNC Portal Indonesia dari berbagai sumber merangkum sejumlah jabatan yang pernah diisi Chaerul Amir, seperti berikut ini :

Chaerul Amir lahir di Makassar, 22 Desember 1965. Setelah menempuh pendidikan di tanah Sulawesi Chaerul Amir merupakan lulus Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin pada 1990.

Lulus dari Universitas Hasanuddin, Chaerul Amir mengikuti tes Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bergabung di korps adhyaksa. Setelah proses panjang perjalanan di tubuh Kejaksaan Chaerul Amir diangkat menjadi Sesjamdatun.

Chaerul Amir dilantik sebagai Sesjamdatun pada Februari 2021 lalu oleh Jaksa Agung Burhanuddin. Saat dilantik Chaerul Amir bersama jaksa eselon II di lingkungan kejaksaan lain diperingatkan oleh Jaksa Agung Burhanuddin untuk bertanggung jawab atas dirinya dan bawahannya.

"Saya akan minta pertanggungjawaban saudara sekalian sebagai atasan jika terdapat anak buah yang melakuka perbuatan tercela," kata Jaksa Agung, Rabu (17/2/2021).

Sebelum menjabat sebagai Sesjamdatun, Chaerul Amir menjabat lnspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Pada 2019 Chaerul Amir juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Dia juga sempat menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung pada 2016.

Baca Juga : Jaksa Agung Copot Sesjamdatun Chaerul Amir

Jabatan strategis lain yang pernah diisi Chaerul Amir yakni Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri Tangerang kemudian diangkat sebagai Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Proses panjang yang telah ditempuh oleh Chaerul Amir berhenti setelah dinyatakan terbukti melakukan penyelewengan wewenang dalam jabatannya sebagai Sesjamdatun. Chaerul dijatuhi hukuman tingkat berat dan dibebastugaskan dari jabatan apapun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, pencopotan Chaerul tertuang dalam Keputusan Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-27/B/WJA/04/2021 tertanggal 27 April 2021.

Dalam keputusan tersebut Chaerul mendapat Penjatuhan Hukuman Disiplin (PHD) Tingkat Berat berupa Pembebasan Dari Jabatan Struktural. Pencopotan sesuai Pasal 7 ayat (4) huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Bahwa berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspeksi Kasus bidang Pengawasan Kejaksaan Agung, terlapor Bapak CA (Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, sebelumnya Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum) terbukti melakukan pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil yaitu menyalahgunakan wewenang," kata Leonard dalam keterangan tertulis, Jumat (30/4/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini