Share

Jokowi Minta Kepala Daerah Intens Sosialisasikan Larangan Mudik

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 30 April 2021 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 337 2403268 jokowi-minta-kepala-daerah-intens-sosialisasikan-larangan-mudik-hHTXeRQd6I.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin semua pihak mewaspadai lonjakan kasus virus corona (Covid-19), khususnya menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Jokowi ingin lonjakan kasus corona di sejumlah negara menjadi pengingat bagi semua pihak agar terus waspada, meski vaksinasi massal terus berjalan.

"Lonjakan Covid-19 di sejumlah negara menjadi pengingat kita semua untuk waspada. Jangan pernah lengah, sekecil apapun kasus aktif di satu provinsi, kabupaten, atau kota," ucap Jokowi dikutip melalui akun Twitternya, Jumat (30/4/2021).

Ia pun terpaksa membuat kebijakan larangan mudik Lebaran. Itu ditujukan untuk meminimalkan lonjakan kasus corona. Jokowi juga meminta Kepala Daerah proaktif menyosialisasikan kebijakan ini.

"Menjelang Idul Fitri, saya meminta para kepala daerah untuk intens menyampaikan kebijakan peniadaan mudik," tuturnya.

Baca Juga : Masih Ada 18,9 Juta Orang Mau Mudik, Jokowi: Kepala Daerah Jangan Lengah!

Kebijakan terkait larangan mudik terbagi dalam tiga jenis. Pertama, pengetatan pralarangan mudik yang mulai diberlakukan sejak 22 April hingga 5 Mei 2021. Lalu, larangan mudik yang berlaku pada 6-17 Mei 2021. Kemudian, pengetatan pasca larangan mudik yang berlaku pada 18-24 Mei 2021.

Baca Juga : Jokowi: Beberapa Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Hati-Hati!

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini