Kisah Putri Kaisar Tiongkok Berlayar ke Cirebon, Jatuh Cinta pada Sunan Gunung Jati

Doddy Handoko , Okezone · Jum'at 30 April 2021 06:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 337 2403196 kisah-putri-kaisar-tiongkok-berlayar-ke-cirebon-jatuh-cinta-pada-sunan-gunung-jati-86DGM9KqO2.jpg Benda bersejarah peninggalan Putri Ong Tien. (Foto: Doddy Handoko)

DI CIREBON dikenal kisah istri Sunan Gunung Jati dari Tiongkok yaitu Ratu Laras Sumanding Nyi Ong Tien yang makamnya di Kompleks Pemakaman Gunung Sembung. Tercatat nama lengkap kelahirannya Tan Hong Tien Nio. 

Alkisah, Sunan Gunung Jati pada tahun 1540, pergi ke negeri Tiongkok, selain menyebarkan agama Islam, dia juga membuka pengobatan sehingga konon banyak rakyat China yang sakit disembuhkannya.

Namanya makin terkenal hingga Kaisar Hong Gie dari Dinasti Ming merasa terganggu karena orang asing lebih pandai dari rakyatnya. Lalu sang Kaisar mengundangnya ke istana. 

Baca juga: Air Berkah Gentong Cupu Manik di Makam Panembahan Prawoto

Maka dipanggil Sunan Gunung Jati menghadap untuk diuji kemampuannya. Kaisar meminta agar putrinya Ong Tien seolah-olah hamil dengan meletakkan bokor kuningan di perutnya hingga mirip orang yang sedang mengandung.

Kemudian dia duduk berdampingan dengan saudarinya yang memang sedang hamil tiga bulan.

Sunan Gunung Jati yang juga bernama Syarif Hidayatullah itu diminta menebak mana yang benar-benar hamil. Lalu Syarif menunjuk Ong Tien, sang Kaisar tertawa karena menganggap tebakan itu keliru.

Merasa berhasil membuktikan bahwa Sunan tidak sepandai seperti yang dikatakan orang, lalu mengusir Syarif pulang ke tanah Jawa.

Baca juga: Misteri Makam Sunan Bonang di Tiga Lokasi

Namun kemudian ternyata diketahui bahwa Ong Tien memang hamil. Sang putri yang jatuh cinta kepada sang sunan tak kuasa untuk menahan rindu meminta izin untuk menyusul Sunan Gunung Jati yang kembali ke Cirebon. 

Kaisar mengizinkan, dikawal ribuan prajurit untuk mengantar putrinya ke Jawa.

Sunan Gunung Jati akhirnya menikahi sang putri. Sayang, umur pernikahan tak lama. Ong Tien meninggal pada usia yang masih sangat muda, 23 tahun.

Pasukan Putri Ong Tien tersebar sampai ke Kuningan dan Indramayu. Mereka juga menetap dan menikah dengan penduduk setempat.

Putri Ong Tien meninggalkan sejumlah benda bersejarah. Kini disimpan di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Jawa Barat. 

Peninggalan itu seperti keramik, mangkuk besar (ming), graken tempat jamu, dan lainnya. Selain itu, ada juga gelas kecil berbahan keramik seperti yang digunakan para bangsawan saat meminum teh dan lainnya. Ada juga Gentong keramik berukuran sedang. 

Benda bersejarah peninggalan Putri Ong Tien adalah koleksi bajunya. Baju batik yang pernah dipakai Putri Ong Tien itu tersimpan dalam ruangan khusus di lemari museum.

Ruangannya hanya dibuka setiap hari Minggu. Di situ juga ada baju milik Sunan Gunung Jati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini