Share

WNA India Lolos Karantina, Pengawasan Kedatangan Orang Asing Akan Diperketat

Isty Maulidya, Okezone · Kamis 29 April 2021 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 337 2402709 wna-india-lolos-karantina-pengawasan-kedatangan-orang-asing-akan-diperketat-jMTFQvcxNe.jpg Bandara Soetta (Foto : Okezone.com)

TANGERANG - Sebanyak 7 orang warga negara asing (WNA) India diamankan polisi karena tidak mengikuti kewajiban karantina. Mereka diketahui bisa lolos dengan bantuan dari oknum petugas yang memanfaatkan celah setelah keluar dari pintu kedatangan menuju bus yang mengantar menuju tempat karantina.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menjelaskan bahwa saat ini pihaknya bersama dengan pihak terkait lainnya akan memperketat pengawasan terhadap kedatangan orang asing, terutama saat mereka keluar dari pintu kedatangan.

"Saat ini kalau bisa dilihat sekarang kita sudah membuat pengetatan, berupa pendataan yang dilakukan oleh personel kami. Sebelumnya pendataan dari Satgas Udara," ujar Adi pada Kamis (29/4/2021).

Selain itu, personel pengawasan juga akan ditambah saat WNA menuju hotel karantina. Sementara itu akan ada personel yang mengarahkan dari hotel ke dalam mobil. Pengawasan juga akan dilakukan terhadap supir taksi dan bus yang membawa WNA ke tempat karantina, hal ini dilakukan karena salah satu WNA yang lolos dari karantina menggunakan taksi pribadi.

"Teman-teman dari Paskhas mengarahkan ke hotel, sekarang ditambah personel kami untuk mendatakan nama, alamat, kemudian hotelnya, petugas hotelnya sampai masuk kendaraannya dan sopirnya," lanjut Adi.

Adi menambahkan adanya pengawasan terhadap seluruh petugas yang mengantarkab WNA ke tempat karantina untuk memastikan bahwa mereka tiba di hotel dan benar-benar menjalani karantina.

"Ini sudah kita datakan semua. Sehingga tujuannya ke hotel mana kita ketahui," pungkasnya.

Baca Juga : Mayat Pria Tanpa Identitas di Pintu Air Manggarai Tersangkut Bersama Sampah

Sebelumnya diketahui ada 11 orang, 4 orang WNI dan 2 WNA India terlibat dalam kasus mafia karantina. Mereka diketahui membantu meloloskan dari karantina, sementara penumpang yang lolos dari karantina berjumlah 5 orang, dan 2 orang lagi masih dalam daftar pencarian orang.

Para tersangka kemudian dijerat dengan Pasal 93 UU no 6 tentang karantina UU nomor 4 tentang wabah penyakit menular dengan hukuman 1 tahun penjara.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini