Bertemu Keluarga Prajurit KRI Nanggala 402, Jokowi Janjikan Beasiswa hingga Rumah

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 29 April 2021 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 337 2402624 bertemu-keluarga-prajurit-kri-nanggala-402-jokowi-janjikan-beasiswa-hingga-rumah-Iz8V8a4DQN.jpg Jokowi saat bersilaturahmi dengan keluarga prajurit KRI Nanggala 402 yang gugur. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan keluarga awak KRI Nanggala 402 yang gugur di perairan utara Bali. Di awal pidato, Kepala Negara mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga awak KRI Nanggala yang gugur di perairan Bali.

Baca juga: Jokowi Sebut Ada 18,9 Juta Orang yang Masih Mau Mudik Lebaran

"Atas nama rakyat, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya para patriot KRI Nanggala 402. Semoga arwah beliau-beliau diterima di sisi-Nya, diberikan tempat terbaik diampuni dosa-dosanya," kata Jokowi sebagaimana dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021).

Di hadapan keluarga awak KRI Nanggala, Jokowi mengatakan bahwa pemerintah telah memberikan penghargaan yakni menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas pengorbanan para prajurit kepada negara. 

Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan beasiswa hingga tingkat perguruan tinggi kepada anak-anak prajurit KRI Nanggala.

Baca juga: Kunker di Jatim, Jokowi Bertemu Keluarga Prajurit KRI Nanggala 402 lalu Tinjau Daerah Terdampak Gempa

"Dan juga kemarin sudah kita sampaikan untuk putra-putri dari ibu sekalian, akan diatur oleh negara agar bisa sampe kuliah di perguruan tinggi. Tadi saya sampaikan kepada Panglima, KSAL, agar pengaturan dan manajemen mekanismenya semua diatur agar semua rapi," tuturnya. 

Tak hanya itu, Jokowi juga berkomitmen membangunkan rumah untuk keluarga awak KRI Nanggala. Adapun mekanismenya akan dibicarakan lebih lanjut oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

Dalam kunjungan ini, Jokowi ditemani Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. 

Kapal selam KRI Nanggala 402 tenggelam di kedalaman 838 meter di perairan pulau Bali saat sedang latihan. Sebanyak 53 awak kapal gugur. Berhari-hari segala kekuatan dikerahkan untuk mencari dan mengevakuasi bangkal kapal selam buatan Jerman tersebut.

TNI Angkatan Laut berkeyakinan KRI Nanggala tenggelam bukan disebabkan faktor human error, melainkan karena faktor alam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini