Baru 19 Juta Dosis, Jokowi Minta Vaksinasi Massal di Daerah Jangan Sampai Berhenti

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 29 April 2021 06:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 337 2402562 baru-19-juta-dosis-jokowi-minta-vaksinasi-massal-di-daerah-jangan-sampai-berhenti-71zjdezaGg.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hingga saat ini, baru 19 juta dosis vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke masyarakat. Ia ingin vaksinasi terus dikebut agar target vaksinasi 70 juta orang di Juli 2021 bisa terwujud.

"Karena sampai 27 April, yang kita suntikkan baru kurang lebih 19 juta dosis. Dan harus kita kejar terus agar target kita di bulan Juli nanti bisa mencapai kurang lebih 70 juta orang," kata Jokowi saat memberi arahan untuk kepala daerah se-Indonesia secara virtual, Rabu 28 April 2021.

Baca juga: Doni Monardo: OTG Positif Mudah Sebarkan Covid-19 Saat Mudik

Jokowi mengingatkan kepala daerah untuk tidak menghentikan vaksinasi massal. Menurut dia, kegiatan itu harus terus dilakukan bahkan dikebut agar herd immunity atau kekebalan komunal bisa terbentuk.

"Saya titip vaksinasi massal di daerah jangan sampai ada yang berhenti. Tugas saya, pemerintah pusat adalah bagaimana menyiapkan vaksinnya. Tapi kalau sudah ada vaksinnya, jangan ada yang disetop. Stok itu cukup lima persen, segera disuntikkan kepada target prioritas yang sudah saya sampaikan," tuturnya.

Baca juga: Kasus Rapid Antigen Bekas di Kualanamu, DPR: Tindak Tegas & Beri Sanksi Berat

Sebagaimana diketahui, pemerintah kembali mendatangkan 3,852 juta dosis vaksin siap pakai AstraZeneca dari Covax Favility. Vaksin tersebut tiba di Tanah Air pada Senin, 26 April 2021 malam.

Jokowi mengatakan, pemerintah akan terus mengupayakan diplomasi terbaik untuk menjamin ketersediaan stok vaksin Covid-19 di Indonesia.

Semua pihak harus bekerja keras agar Indonesia tidak mengalami gelombang baru penularan virus corona sebagaimana terjadi di sejumlah negara lainnya.

"Belajar dari munculnya gelombang baru di sejumlah negara itu, kita harus bekerja keras agar kejadian serupa tidak terjadi di Indonesia. Pemerintah mengupayakan ketersediaan vaksin, dan kita semua tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," ucap Kepala Negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini