Pelabelan KKB sebagai Teroris, Moeldoko: Masih Dikaji Seksama

Riezky Maulana, iNews · Rabu 28 April 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 337 2402134 pelabelan-kkb-sebagai-teroris-moeldoko-masih-dikaji-seksama-gxpH5CG0tv.jpg Moeldoko. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebut wacana pengklasifikasian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi teroris, masih dalam kajian. Menurut dia, kajian itu dilakukan secara mendalam dan amat hati-hati.

"Persoalan julukan kita lagi kaji ya, lagi kaji dengan seksama nanti ditunggu saja seperti apa nantinya," tutur Moeldoko dalam sebuah webinar, Rabu (28/42021)

Dia menjelaskan, kajian tersebut ditujukan agar penyikapan antara ketegasan dan penegakkan hak asasi manusia (HAM) dapat terlaksana dengan baik. Baginya, penghormatan terhadap HAM tak boleh luput dalam penyikapan kasus ini.

Baca juga: Update Baku Tembak di Papua, 9 Anggota KKB Tewas, Sisanya Lari Kocar-kacir

"Intinya di situ adalah bagaimana meletakkan antara ketegasan dengan penghormatan terhadap HAM. Kita tidak boleh mengabaikan tentang itu," katanya.

Namun, di satu sisi juga diperlukan tindakan yang tegas untuk meredam KKB. Menurutnya, tindakan KKB sudah menimbulkan ketakutan bagi masyarakat dan menimbulkan situasi taka man di Papua.

Baca juga: Sempat Diteror KKB, Bandara Ilaga Kembali Dibuka

"Buktinya kan ada pembunuhan guru, pembunuhan masyarakat asli, pembakaran sekolah dan lain-lain," ungkapnya.

Selain itu, penanganan KKB yang terukur juga ditekankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Panglima TNI dan Kapolri, saat sidang kabinet beberapa waktu lalu.

"Persoalan KKB harus ditangani secara terukur, secara proporsional dengan pendekatan-pendekatan hukum," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, KKB masih terus melancarkan aksinya untuk menebar teror. Terkini, kontak tembak TNI-Polri dengan KKB kembali pecah di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa 27 April 2021.

Dalam kontak tembak ini, sebanyak 9 KKB dinyatakan tewas. Sementara satu personel Brimob gugur setelah terkena timah panas kelompok seperatis di Papua tersebut

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini