KPK Periksa Mantan Pejabat Pajak Angin Prayitno Terkait Kasus Penerimaan Hadiah

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 28 April 2021 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 337 2402082 kpk-periksa-mantan-pejabat-pajak-angin-prayitno-terkait-kasus-penerimaan-hadiah-0Oiekwt26K.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Angin Prayitno, hari ini. Angin masih diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus penerimaan hadiah.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengamini adanya pemanggilan terhadap Angin Prayitno pada hari ini. Kata Ali, Angin telah datang memenuhi panggilan pemeriksaan. Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang dari pemanggilan sebelumnya.

"Benar yang bersangkutan hari ini telah hadir di Gedung Merah putih KPK. Dipanggil dan diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pemeriksaan perpajakan tahun 2016- 2017 pada Ditjen Pajak," kata Ali saat dikonfirmasi, Rabu (28/4/2021).

Sebelumnya, Ali mengakui bahwa pihaknya sedang mengusut kasus dugaan suap terkait pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kasus ini sudah masuk dalam proses penyidikan.

"Sebagaimana yang disampaikan pimpinan KPK, benar saat ini KPK sedang melakukan kegiatan penyidikan dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan pada Direktorat Jenderal Pajak," kata Ali melalui pesan singkatnya, Rabu, 3 Maret 2021.

Ali tidak membantah sudah adanya tersangka dalam penyidikan perkara ini. Kendati demikian, ia belum bisa membeberkan siapa tersangka serta konstruksi perkara dugaan korupsi di Ditjen Pajak Kemenkeu ini.

"Kami saat ini belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya karena sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan para tsk telah dilakukan," beber Ali.

Baca Juga : Indriyanto Seno Adji, Dewas KPK Pengganti Artidjo Alkotsar Pernah Jadi Pengacara Soeharto

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dua mantan pejabat pajak yang diduga menerima suap dalam perkara ini. Dua pejabat pajak itu adalah mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji, dan bekas Kepala Sub Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak Dadan Ramdani.

Kedua oknum pejabat pajak tersebut diduga menerima suap terkait pemeriksaan pajak yang berkaitan dengan tiga perusahaan. Tiga perusahaan besar itu yakni, PT Jhonlin Baratama; PT Bank Pan Indonesia (Bank Panin); serta PT Gunung Madu Plantations.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini