Indriyanto Seno Adji, Dewas KPK Pengganti Artidjo Alkotsar Pernah Jadi Pengacara Soeharto

Rakhmatulloh, Sindonews · Rabu 28 April 2021 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 337 2402025 indriyanto-seno-adji-dewas-kpk-pengganti-artidjo-alkotsar-pernah-jadi-pengacara-soeharto-cYephsjXtu.jpg Indriyanto Seno Adji (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Indriyanto Seno Adji, akademisi dan pengacara yang kini menjadi Guru Besar Universitas Krisnadwipayana ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru menggantikan posisi Artidjo Alkotsar yang telah meninggal dunia. Untuk diketahui, Indriyanto rupanya pernah jadi pengacara mantan Presiden Soeharto.

Seno Adji rencananya akan dilantik Presiden Jokowi bersamaan dengan pelantikan Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Dari penelurusan, Indriyanto Seno Adji tercatat pernah ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Plt. Pimpinan KPK pada 18 Februari 2018 bersama Taufiequrrachman Ruki dan Johan Budi SP. Pria kelahiran Jakarta, 11 November 1957 itu juga tercatat menjadi Guru Besar Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kejaksaan Agung RI.

Putra dari Ketua Mahkamah Agung (MA) periode 1974-1982, Oemar Seno Adji juga termasuk dalam 15 calon Hakim Mahkamah Konstitusi yang diajukan panitia seleksi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 2008 silam. Indriyanto sempat meneruskan kantor advokat milik ayahnya tersebut.

Dari rekam jejak sebagai advokat, lulusan Hukum Universitas Indonesia (UI) ini ternyata tercatat pernah menjadi Pengacara atau kuasa Hukum dari Presiden kedua RI, Soeharto saat mantan pemimpin Orde Baru itu melawan Majalah Time. Saat itu, Indriyanto tak sendirian, ia menjadi pembela mendiang Presiden Soeharto bersama Juan Felix Tampubolon, OC Kaligis, Mohamad Assegaf, dan Denny Kailimang.

Baca Juga : Dikabarkan Lolos dari Reshuffle Kabinet, Ini Profil Singkat Nadiem Makarim

Kini Indriyanto akan kembali ke Kantor lamanya di bidang hukum pemberantasan korupsi yakni KPK. Tapi kali ini, Indriyanto ditugasi menjadi Dewas KPK untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Artidjo Alkostar wafat beberapa waktu lalu.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini