Ditangkap Densus 88, Munarman Bakal Didampingi 20 pengacara

Antara, · Selasa 27 April 2021 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 337 2401767 ditangkap-densus-88-munarman-bakal-didampingi-20-pengacara-0klEZMEK0H.jpg Munarman (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengacara Azis Yanuar menyebutkan sekitar 20 advokat akan mendampingi Munarman, eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) dan kuasa hukum Rizieq Shihab. Munarman diketahui ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri terkait terorisme.

"Tim kuasa hukum sejauh ini ada 20-an," kata Azis Yanuar saat dihubungi di Jakarta, Selasa (27/4/2021). 

Ia lanjut membenarkan kabar bahwa dirinya akan menjadi bagian dari tim kuasa hukum tersebut. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap Munarman di kediamannya, Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: Tim Gegana Sita 4 Kaleng Serbuk Putih dari Eks Markas FPI

Munarman ditangkap oleh beberapa anggota Densus 88, kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya dengan mobil berwarna putih.

Munarman ditangkap atas dugaan terlibat kegiatan baiat/pengambilan sumpah setia di Jakarta, Medan, dan Makassar beberapa tahun yang lalu. Kegiatan itu diduga dapat mengarah pada aksi radikalisme teroris.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Selasa, membenarkan alasan penangkapan itu. Keterangan yang sama turut disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Kombes Pol. Ahmad Ramadhan.

"Jadi, terkait dengan kasus baiat di UIN Jakarta, kemudian kasus baiat di Makassar dan Medan. Tiga hal tersebut lebih detailnya tanya kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya," kata Ramadhan, Selasa.

Baca Juga: Munarman Ditangkap Densus 88, Azis Yanuar: Kita Akan Praperadilan!

Namun, kuasa hukum Munarman, Azis Yanuar, menolak alasan kepolisian tersebut. Munarman, menurut Azis, hanya menghadiri acara seminar, bukan kegiatan baiat.

"Beliau (Munarman, red.) menjelaskan pada waktu itu hadir di seminar. Jika ada masalah atau hal-hal lain di luar seminar, beliau tidak tahu-menahu," kata Azis.

Ia menekankan, "Prinsipnya, beliau menolak teror dan tindak terorisme." Tidak lama setelah penangkapan itu, Azis mengatakan bahwa pihaknya segera mendatangi kediaman Munarman untuk memeriksa kondisi rumah dan keluarga kliennya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini