Berkas Dilimpahkan, 2 Tersangka Kasus Penembakan Laskar FPI Tak Ditahan

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 27 April 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 337 2401526 berkas-dilimpahkan-2-tersangka-kasus-penembakan-laskar-fpi-tak-ditahan-eR9ieyjV5X.jpg Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan bahwa tidak melakukan penahanan terhadap dua polisi F dan Y, tersangka kasus penembakan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek.

Bareskrim sendiri telah melimpahkan tahap I berkas penyidikan kasus dugaan Unlawful Killing untuk dua tersangka tersebut ke pihak Kejaksaan.

"2 tersangka atas nama F dan Y belum dilakukan penahanan. Jadi tidak dilakukan penahanan, yang bersangkutan masih ada di Polda Metro," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (27/4/2021).

Baca juga:  Polri Limpahkan Tahap I Kasus Penembakan Laskar FPI ke Kejaksaan

Ahmad menjelaskan, pihaknya tidak menahan dua tersangka itu dengan alasan mereka kooperatif selama menjalani proses penyidikan pada perkara tersebut.

"Alasannya yang bersangkutan kooperatif, tidak dikhawatirkan melarikan diri dan tidak dikhawatirkan untuk menghilangkan barang bukti," ujar Ahmad.

Baca juga:  Bareskrim Target Pelimpahan Tahap I Berkas Kasus Penembakan Laskar FPI Sebelum Lebaran

Dalam kasus Unlawful Killing, Bareskrim menetapkan tiga orang personel Polda Metro Jaya sebagai tersangka. Namun, dalam perjalannya penyidikan itu berlaku untuk dua orang. Mengingat, tersangka EPZ telah meninggal dunia, dan proses penyidikan dinyatakan gugur di mata hukum.

Sebelumnya dalam rekomendasi dan temuan Komnas HAM, menyatakan, sebanyak dua anggota FPI meninggal dunia dalam peristiwa saling serempet antara mobil yang mereka pergunakan dengan polisi, di antara Jalan Internasional Karawang sampai km 49 Tol Cikampek.

Sementara empat orang lainnya yang masih hidup dan dibawa polisi, kemudian diduga ditembak mati dalam mobil petugas saat dalam perjalanan dari km 50 menuju Markas Polda Metro Jaya.

Terkait peristiwa dugaan penembakan empat orang laskar FPI itu, informasi yang diterima Komnas HAM hanya dari polisi, yakni lebih dulu terjadi upaya melawan petugas (polisi) yang mengancam keselamatan hidup petugas sehingga diambil tindakan tegas dan terukur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini