Kabinda Papua Gugur, MPR: KKB Sudah Jadi Ancaman Serius!

Kiswondari, Sindonews · Selasa 27 April 2021 07:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 337 2401305 kabinda-papua-gugur-mpr-kkb-sudah-jadi-ancaman-serius-LQzbwZqNlw.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu I Gusti Putu Danny Nugraha akibat ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua saat kontak senjata dengan dengan mereka dan terkena tembakan di bagian kepala.

Menurut Basarah, gugurnya Kabinda ini merupakan bukti bahwa kelompok separatis yang ingin memisahkan Papua dari NKRI ini merupakan permasalahan yang serius.

"Peristiwa gugurnya kabinda Papua sekali lagi memberikan gambaran lebih jelas bangsa indonesia bahwa KKB, saya lebih suka kelompok sparatis yang ingin memisahkan Papua dari NKRI itu memang betul-betul satu ancaman sangat serius bagi keutuhan dan integrasi seluruh wilayah NKRI," kata Basarah kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Oleh karena itu, kata politikus PDIP ini, jangan sampai gugurnya Brihjen Papua itu tidak memberikan pembelajaran bagi semua aparatur negara untuk bekerja secara terstruktur, sistematis dan masif dalam menanggulangi kelompok-kelompok sparatisme di Papua.

"Saya kira ketegasan dan sinergitas, seluruh jajaran pemerintaha baik TNI, Polri dan kemendagri dan semua jajaran terkait harus dikonsolidasi dan pemerintah lebih solid dan kompak cara penanganannya," ujarnya.

Adapun pendekatan yang dilakukan, menurut Basarah, yang dituntut oleh masyarakat atau saudara-saudara di Papua sebenernya sama dengan permintaan saudara-saudara di daerah lain, yang mayoritas daerahmya masih tertinggal dibandingkan provinsi/kabupaten lain, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

"Pendekatan kesejahreraan bagi saudara kita di papua jd sebuah keniscayaan oleh karena itu gelontoran anggaran dari pemerintah pusat ke pemda Papua itu memang harus lebih efektif dikelola aparatur terkait. Mulai dari pemprov, pemkab dan jajarannya," papar Basarah.

Oleh karena itu, Basarah menegaskan, pendekatan untuk menyelesaikan masalah KKB di Papua ini tidak hanya pendekatan keamanan (security approach), tapi juga pendekatan kesehahteraan, kebudayaan dan lain-lainnya.

"Jadi pendekatannya tidak semata-mata security approach, pendekatan keamanan tapi dia harus kombinasi dgn pendekatan kesejahteraan kebudayaan dan hal lain. Saudara kita di Papua bahwa mereka itu ditakdirkan sejak Hindia-Belanda adalah bagian dari wilayah NKRI," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini