BNN Musnahkan 74 Kg Sabu, 41 Kg Ganja dan Puluhan Ribu Ekstasi

Riezky Maulana, iNews · Senin 26 April 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 337 2400865 bnn-musnahkan-74-kg-sabu-41-kg-ganja-dan-puluhan-ribu-ekstasi-5LpKFQev9V.jpg BNN musnahkan narkiba jaringan nasional dan internasional (Foto : iNews/Riezky)

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika yang keempat kalinya di Tahun 2021. Jumlah barang bukti narkotika yang dimusnahkan berasal dari 15 kasus yang berbeda dengan jumlah detil 74,30 kilogram sabu, 90.515 pil ekstasi, dan 41,44 kilogram ganja.

Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose menuturkan, pemusnahan barang bukti ini menjadi wujud transparansi dan pertanggungjawaban BNN kepada publik sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Tetap konsekuen dalam rangka komitmen BNN terkait dengan war on drugs. Jadi kita perang melawan narkotika, sehingga kita juga melakukan kegiatan secara stimultan dan sesama stakeholders. Sehingga kita bisa melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika yang ke-4 di tahun ini," tutur Petrus di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (26/4/2021).

Dia menjelaskan, para pengedar dan bandar narkoba selama pandemi Covid-19 telah beradaptasi agar bisa mengembangkan bisnis haram ini. Oleh karenanya, institusi yang memiliki otoritas, baik nasional dan internasional harus cepat untukuntuk mengikuti cara yang digunakan mereka.

"Bahwa pandemi Covid-19 menjadi tantangan dalam penanganan narkoba. Sindikat narkoba telah beradaptasi dalam menjalankan aktivitasnya, sehingga otoritas nasional dan internasional perlu juga beradaptasi dengan cepat," tuturnya.

Dia menjelaskan, formulasi kebijakan anti narkoba, penegakan hukum, sampai dengan rehabilitasi dan pemberdayaan penanganan narkoba memerlukan pendekatan yang komprehensif. Selain itu, haruslah didasarkan pada bukti ilmiahnya yang kuat.

"Dengan modus operandi selalu berubah-berubah dan tentunya badan narkotika nasional bekerjasama dengan seluruh stakeholders juga harus mempunyai taktik dan teknik dalam rangka melakukan pengejaran dan penangkapan," katanya.

Baca Juga : Monumen Kapal Selam Pasopati 410 Jadi Viral, Ruangan Sempit dan Terbatas

Berikut detil 15 kasusnya:

1. Petugas Sita Paket Kiriman Berisi Ganja

Sebuah paket jasa pengiriman berisi 64.000 gram ganja yang berhasil disita petugas dari Regulated Agent Adhya Avia Prima di Tangerang Banten, 7 Desember 2020. Paket tersebut ditujukan untuk pria berinisial P yang berada di Jayapura, Papua dari seseorang berinisial FM yang berada di Medan.

2. BNN Sita Berbagai Jenis Narkoba dan Aset Fantastis dari Jaringan Kampung Ambon

BNN mengungkap kasus narkotika di wilayah Kampung Ambon, Jakarta Barat pada 20 Desember 2020. Di TKP, petugas mengamankan lima orang pelaku (4 pria dan 1 wanita) atas inisial T, OC, UP, MS, dan MG. Barang bukti yang disita berupa 15.220 gram ganja; 5.879 gram sabu; 248 butir ekstasi. Selain itu, petugas juga menyita aset bandar narkoba inisial MG senilai Rp25,52 miliar.

3. Sebanyak 177.167 gram sabu dan 54.703 butir ekstasi di Sumatera Selatan.

Petugas BNN berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba melalui jalur laut yang terjadi di perairan Banyuasin, Sumatera Selatan. Dari kasus ini, sebanyak 171 bungkus teh China berisi sabu seberat 177.67 gram dan 16.702 butir kapsul warna pink mengandung MDMA atau ekstasi, 20 ribu tablet warna pink dan 18 ribu butir tablet warna kuning kehijauan berbentuk kepala macan mengandung MDMA diamankan dari tangan dua orang tersangka berinisial SY (53) dan PAM (52).

4. Sabu Seberat 10.381 Gram diamankan di Kota Medan

Yim BNN amankan 3 orang tersangka berinisial N, JN dan YR atas kepemilikan 10.381 gram sabu berawal dari diamankannya N dikediamannya di Kompleks Perumahan La Grandia, Medan, Sumatera Utara.

5. Sabu 15.528 grma salam Bus Tujuan Tanggerang

Petugas BNN melakukan penyelidikan di wilayah Palembang dan Medan (02/02), petugas berhasil menangkap SMT dan EJN saat melintas menggunakan jenis bus pariwisata.

6. Ratusan gram Sabu Disita dari Kepulauan Seribu

BNN berhasil mengamankan 436.307 gram sabu dari seorang pria berinisial M alias Degonk dan dua orang perempuan berinisial SH dan MG pada Sabtu (6/2). Barang bukti dan ketiga tersangka ditangkap di sebuah home stay di Kelurahan Untung Jawa, Kepulauan Seribu DKI.

7. Kurir 1.992 gram Sabu di Cenkareng Diciduk

BNN menangkap seorang tersangka berinisial SD alias Wawan di daerah Cengkareng, Jakarta Barat pada 7 Desember 2021. Dari tangan tersangka SD yang berperan sebagai kurir narkotika, petugas menyita sabu seberat 1.99 gram.

8. 400.182 gram Ganja dalam Paralon

Tim BNN melakukan pengawasan di area pengiriman logistik Cargo Bogor (08/02), berdasarkan informasi dari masyarakat akan adanya paket kiriman dari Lhokseumawe tujuan Bogor dengan penerima IG (DPO), tak lama tim BNN berhasil menangkap supir truk S setelah barang dipindahkan ke dalam truk dan keluar dari area pengiriman logistik tersebut, setelah digeledah 6 drum plastik berwarna biru yang didalamnya terdapat paralon sebanyak 376 yang berisi ganja dengan berat 400.182 gram.

9. BNNP DKI Amankan Dua Kurir Berikur Sabu 6.496 Gram

Berawal dari informasi tenang adanya peredaran narkoba di daerah pasar minggu dan ciputat, bnnp dki melakukan penyelidikan. Pada tanggal 9 Februari 2021, BNNP DKI melakukan penangkapan terhadap FS di daerah Sawangan Depok dan SA di daerah Parung Bogor.

Dari kedua tersangka BNNP DKI Jakarta menyita sabu seberat 6.496 gram. Kedua tersangka diketahui terlah melakukan transaksi di daerah ciputat.

10. 728,5 gram Sabu di Depan RS Mitra Keluarga.

BNN Provinsi DKI Jakarta berhasil mengamankan dua pria berinisial ID dan S. Keduanya diamankan saat melakukan transaksi narkotika di depan RS Mitra Keluarga Jakarta Pusat, Rabu (10/2).

Dari transaksi tersebut, tim BNN berhasil menyita 0,139 kg sabu. Pengembangan dilakukan, tim BNN berhasil menemukan barang bukti lainnya seberat 7.146 kg sabu. Total barang bukti yang dimankan dari kasus ini seberat 728,5 kg.

11. 200,10 gram sabu di dalam plastik hitam

Berawal adanya informasi dari masyarakat akan adanya transaksi narkotika jenis sabu di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Tim BNN berhasil menangkap RA di perintahkan okeh YAK alias Jeding yang berada di dalam lapas unuk membawa barang tersebut pulang dan menunggu perintah selanjutnya.

12. 9.350 gram Sabu Di Dalam Pintu Mobil

Tim BNN amankan dua orang pria berinisial IS dan 7 di depan SPBU di Jalan Lintas Medan Banda Aceh, Jumat (5/3). Dari tangan kedua tersangka BNN mengamankan 9 bungkus sabu seberat 9.360 gram. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam pintu mobil yang dikendarai oleh kedua tersangka.

Dari keterangan keduanya, diketahui sabu tersebur dibawanya dari aceh dan hendak menuju Palembang. Atas perbuatannya, tersangka diamankan tim BNN guna penyelidikan lebih lanjut.

13. Tim BNN Bongkar Penyelundupan Narkotika asal Malaysia.

Pada hari selasa 16 Maret 2021 TIM BNN mengamankan sebuah kapal ikan di perairan laut langsa yang diduga membawa narkotika asal malaysia. Setelah dilakukan penggeledahan tim menemukan 73.527 gram sabu dan 35.915 butir ekstasi.

Tiga orang ABK kapla A, MR, dan GS kemudian diamankan. Selanjutnya tim BNn menangkap tersangka M yang memerintahkan untuk mengambil narkotika dari malaysia tersebut.

14. BNN Gagalkan Peredaran 2.076,4 Gram Sabu di Tanggerang.

Seorang pria berinisial S alias Ugi alias Bewok ditangkap petugas BNN saat mengambil 2.076,4 gram sabu dari tempat sampah di samping Hotel Binong, Tanggerang. Minggu 21 maret 2021. Selanjutnya petugas menangkap A alias Linting yang menaruh sabu tempat tersebut.

Tersangka A mengaku bahwa dirinya diperintah oleh tersangka C (DPO), sementara tersangka A mengaku diperintah oleh tersangka P yang berada di Lapas Cirebon .

15. 6.270 gram sabu kemasan teh cina dalam ransel.

Tim BNN melakukan penyelidikan dan pemantauan di terminal bus antar kota antar Provinsi, Bungur Asih Surabaya (25/3) berdasarkan informasi dari masyarakat akan adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu.

Sekitar pukul 11.15 WIB tim BNN berhasil menangkap seorang laki-laki inisial ATR sesaat setelah turun dari bus yang kedapatan membawa sabu sebanyak 6 bungkus kemasan teh cina dengan berat 6.270 gram dalam ransel yang digendong di depan dadanya.

Dari keterangan ATR diketahui bahwa barang tersebut diperintahkan oleh Y (DPO) untuk diserahkan krpada AF di daerah mampang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini