Konvoi The Jak Langgar Prokes, Satgas Covid-19 Minta Kemenpora Ambil Tindakan

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 26 April 2021 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 337 2400836 konvoi-the-jak-langgar-prokes-satgas-covid-19-minta-kemenpora-ambil-tindakan-rBEPLPwOer.jpg Konvoi The Jak Mania langgar protokol keseahtan (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19, Sonny B. Harmadi telah meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk bertindak dengan memanggil suporter The Jak Mania terkait konvoi di sekitar bundaran Hotel Indonesia (HI) tanpa protokol kesehatan (Prokes) usai final Piala Menpora 2021.

“Kami sudah mengontak Kemenpora, karena ini kan Piala Menpora ya. Kami minta Kemenpora bertindak dengan memanggil pimpinan suporter Persija Jakarta,” ungkap Sonny dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).

Hal ini, kata Sonny dilakukan untuk mendata siapa saja yang berkerumun dan ikut dalam perayaan tersebut untuk dilakukan pengetesan dan diambil sampelnya. “Kita data siapa saja yang melakukan perayaan, kita ambil sampelnya untuk di testing,” katanya.

Sonny juga mengatakan jangan sampai ada potensi klaster dari perayaan kemenangan Persija tadi malam. “Kita harus telusur, siapa yang ada disana jangan sampai ada potensi klaster dari perayaan tadi malam. Kita tidak ingin ada kenaikan kasus yang tajam akibat dari kejadian tadi malam. Apalagi, kasus kita saat ini sudah mulai menurun.”

Selain itu, Sonny pun meminta Satgas DKI Jakarta sudah melakukan evaluasi terhadap kejadian tadi malam. Pasalnya, kata Sonny, seharusnya Satgas DKI sudah mengantisipasi jauh-jauh hari agar tidak terjadi kejadian seperti ini.

“Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut. Padahal, seharusnya sudah diantisipasi oleh Satgas Daerah dalam hal ini DKI Jakarta. Kan, final ini sudah diketahui kapan, kemudian imbasnya apa seharusnya juga bisa diantisipasi,” ungkap Sonny.

Baca Juga : 63 The Jak Mania Diamankan Polisi, Salah Satunya Bawa Ganja

Sonny mengatakan seharusnya semua pihak bisa belajar dari pengalaman di seluruh negara bahwa kerumunan dapat dipastikan akan menciptakan kenaikan kasus yang drastis, salah satunya yang terjadi di India.

“Kita tidak ingin kasus Covid-19 terus meningkat drastis. Dan seharusnya kita di Indonesia belajar dari pengalaman banyak negara salah satunya India. Bahwa perayaan atau kegiatan apapun yang berkerumun pasti akan menciptakan kenaikan kasus yang tajam. Masyarakat harus paham ini,” tegasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini