Kabinda Papua yang Gugur Dimakamkan di TPM Kalibata

Riezky Maulana, iNews · Senin 26 April 2021 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 337 2400695 kabinda-papua-yang-gugur-dimakamkan-di-tpm-kalibata-fQIgpxgjRY.jpg Kepala BIN Daerah Papua Brigjen TNI IGP Danny Karya Nugraha.(Foto:Instagram)

JAKARTA - Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya gugur tertembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Minggu (25/4/2021) sore. Kontak tembak terjadi di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto menuturkan, Danny gugur saat KKB melakukan penghadangan dan penyerangan terhadap rombongan tersebut.

Wawan menjelaskan, kunjungan pimpinan tertinggi BIN Papua di lapangan juga sebagai upaya untuk meningkatkan moril dan semangat kepada masyarakat yang selama ini terganggu oleh kekejaman dari KKB. 

Menurutnya, proses evakuasi dari lokasi kejadian ke Timika sudah dilakukan pada pagi hari ini, dan selanjutnya jenazah langsung diterbangkan ke Jakarta.

 "Guna dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dan dinaikkan pangkatnya secara anumerta menjadi Mayor Jendral," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/4/2021).

 Baca Juga: Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Papua Gugur, Istana Sampaikan Duka Cita

"Kehadiran Kabinda Papua di Kampung Dambet adalah dalam rangka observasi lapangan guna mempercepat pemulihan keamanan pasca aksi brutal Kelompok Separatis dan Teroris Papua di wilayah tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Kabinda Papua I Gusti Putu Danny Dapat Pangkat Anumerta Jadi Mayor Jenderal

Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha dikenal sebagai sosok hangat dan berprestasi, memiliki karir cemerlang di kesatuannya dan juga pekerja keras. Menurutnya, selama bertugas, yang bersangkutan juga dekat dengan masyarakat.

"Satgas BIN dibantu unsur keamanan lainnya terus melakukan pengejaran terhadap Kelompok Separatis dan Teroris Papua tersebut," paparnya.

Gugur di medan tugas, kata dia, merupakan pride tertinggi bagi para personel intelijen. Menurut dia, gugurnya Kabinda Papua merupakan bentuk nyata pengorbanan BIN dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

Dia menuturkan, insiden ini juga dijadikan simbol pengabdian BIN dalam menjalankan undang-undang. Antara lain sebagai lini terdepan dalam sistem keamanan nasional.

"Kejadian ini tidak akan menyurutkan mental dan moril insan Intelijen maupun Aparat Keamanan lainnya dalam memberantas segala ancaman nasional," ungkapnya.

"Kami mohon dukungan dan doa dari segenap rakyat Indonesia agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," katanya melanjutkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini