Share

Eks Anggota BPK Rizal Djalil Hadapi Sidang Putusan Kasus Suap Hari Ini

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 26 April 2021 06:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 337 2400665 eks-anggota-bpk-rizal-djalil-hadapi-sidang-putusan-kasus-suap-hari-ini-ELFN5XGkAN.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Mantan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil bakal menghadapi sidang putusan terkait kasus dugaan suapnya, hari ini. Perkara dugaan suap yang menjeratnya yakni terkait pelaksanaan proyek pembangunan Jaringan Distribusi Utama Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (JDU SPAM IKK) Hongaria Paket 2.

Kuasa hukum Rizal Djalil, Soesilo Aribowo mengamini sidang putusan untuk kliennya, diagendakan digelar hari ini, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang rencananya akan digelar sekira pukul 10.30 WIB.

"Benar (hari ini agenda sidang putusan Rizal Djalil), dimulai jam 10.30 WIB rencananya," kata Soesilo saat dikonfirmasi, Senin (26/4/2021).

Soesilo berharap kliennya dapat divonis bebas oleh majelis hakim. Atau setidaknya, kata Soesilo, kliennya bisa dijatuhi hukuman dua tahun penjara di Pasal 11 Undang-Undang (UU) Tipikor. "Harapannya bebas atau setidaknya dua tahun di Pasal 11," terang Soesilo.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU) menuntut agar Rizal Djalil dijatuhi hukuman enam tahun penjara dan denda sebesar Rp250 juta subsidair tiga bulan kurungan. Rizal juga dituntut untuk membayar uang pengganti sebesar Rp1 miliar subsidair satu tahun kurungan.

Tak hanya itu, jaksa juga menuntut agar Rizal Djalil dijatuhkan pidana tambahan yakni berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama tiga tahun setalah rampung menjalani pidana badan.

Baca Juga : Polisi Gagalkan Penyelundupan 31 TKI Ilegal ke Malaysia

Dalam perkara ini, Rizal Djalil didakwa telah menerima suap dari Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo terkait pelaksanaan proyek pembangunan Jaringan Distribusi Utama Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (JDU SPAM IKK) Hongaria Paket 2.

Rizal Djalil diduga menerima suap sebesar 100 ribu dolar Singapura atau setara Rp1,068 miliar dan 20 ribu dolar AS dari Leonardo Jusminarta. Suap itu diberikan Leonardo agar perusahaannya mendapat proyek pembangunan Jaringan Distribusi Utama Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (JDU SPAM IKK) Hongaria Paket 2.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini