KASAL: KRI Nanggala 402 Tenggelam Bukan karena Human Error

Mohamad Chusna, Sindonews · Minggu 25 April 2021 21:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 337 2400562 kasal-kri-nanggala-402-tenggelam-bukan-karena-human-error-f5AKK0x5fM.jpg Penampakan KRI Nanggala 402 di kedalaman 839 meter. (Foto: Tangkapan layar/istimewa)

DENPASAR - TNI AL menyampaikan analisis awal tenggelamnya KRI Nanggala 402 di perairan Bali utara. Kapal selam TNI AL itu tenggelam bukan karena human error, tapi lebih karena faktor alam. 

"Sudah kita evaluasi, dari awal saya berkeyakinan ini bukan human error dan lebih kepada faktor alam," kata  Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu (25/4/2021).  

Baca juga: Bangkai KRI Nanggala-402 Akan Diangkat ke Permukaan, Banyak Negara Tawarkan Bantuan

Menurutnya, tidak ada kelalaian manusia karena saat proses menyelam sudah melalui semua prosedur dan saat menyelam ada laporan penyelaman. Kemudian terdengar dari sea rider penjejak bahwa KRI Nanggala 402 telah melaksanakan peran persiapan tempur. 

Meski demikian, Yudo mengatakan perlu investigasi lebih lanjut, terutama setelah badan kapal bisa dievakuasi.

"Jadi nantinya akan diinvestigasi setelah badan kapal bisa diangkat," ujarnya.

Baca juga: Ini Penampakan Citra Bawah Air KRI Nanggala 402

Yudo Margono mengatakan bahwa KRI Nanggala telah ditemukan di perairan Bali. Di mana jaraknya 1.500 yard ke Selatan dari letak tenggelamnya kapal pertama kali dengan kedalaman 838 meter.

Dia menyebut bahwa KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian.

“Terdapat bagian-bagian KRI Nanggala. Jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian yang tadi disampaikan panglima TNI,” ucapnya. 

Sebelumnya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kesedihan yang mendalam terkait tenggelamnya kapal selam milik TNI AL, KRI Nanggala-402. Dia menyatakan bahwa semua awak Nanggala-402 telah gugur.

“Dengan kesedihan yang mendalam selaku Panglima TNI, prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali. Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI, selaku panglima TNI saya sampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yg gugur. Semoga Tuhan Yang Maha besar memebrikan keikhlasan, kesebaran, dan ketabahan,” katanya dalam konferensi pers, Minggu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini