Transgender Harus Gunakan Nama Asli di E-KTP, Bukan Sujono Alias Jenny

Dita Angga R, Sindonews · Minggu 25 April 2021 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 337 2400462 transgender-harus-gunakan-nama-asli-di-e-ktp-bukan-sujono-alias-jenny-mlt6DwlOIC.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Ditjen Dukcapil Kemendagri melakukan audiensi dengan perkumpulan transgender, terkait dengan pelayanan administrasi kependudukan. Pasalnya masih banyak transgender yang belum mendapatkan dokumen kependudukan seperti e-KTP dan lain-lain.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah mengatakan bahwa tidak ada kolom jenis kelamin transgender dalam e-KTP. Menurutnya jenis kelamin transgender akan dicantumkan sebagaimana status yang tercatat.

"Kalau dia laki-laki, ya, dicatat sebagai laki-laki, kalau dia perempuan juga dicatat sebagai perempuan. Dicatat sesuai jenis kelamin yang aslinya,” katanya dalam keterangan resminya, Minggu (25/4/2021).

Baca juga:  Dikeluhkan Netizen, KTP Elektronik tapi Penggunaannya Tetap Difotokopi

“Kecuali buat mereka yang sudah ditetapkan oleh pengadilan untuk adanya perubahan jenis kelamin.Dalam kasus yg berbeda, perubahan jenis kelamin seperti yang terjadi dengan Serda TNI AD Aprilio Perkasa Manganang," lanjutnya.

Baca juga: Pemerintah Ganti 23.064 Dokumen Kependudukan Korban Banjir yang Rusak

Selain itu Sudan mengatakan, bahwa nama yang digunakan pun harus nama asli. Dia memastikan tidak ada nama alias dalam e-KTP bagi transgender. Jika ingin mengganti nama maka harus didasarkan pada Pengadilan Negeri terlebih dahulu.

"Tidak dikenal nama alias. Misalnya, nama Sujono, ya ditulis Sujono, bukan Sujono alias Jenny. Mau diubah pakai nama panggilan perempuan di e-KTP? Tidak bisa, sebab urusan mengganti nama dan ganti kelamin harus ada putusan dari Pengadilan Negeri terlebih dulu," ungkapnya.

Lebih lanjut Dukcapil terus menggenjot kepemilikan e-KTP bagi kaum transgender. Dia menegaskan bahwa semua masyarakat Indonesia termasuk kaum transgender harus dilayani tanpa diskriminasi.

"Kita melayani kaum transgender sesuai aturan UU Adminduk dengan jenis kelaminnya laki laki dan perempuan. Tidak ada jenis kelamin yang lain. Sesuai apa aslinya kecuali yang sudah ada penetapan pengadilan tentang perubahan jenis kelamin. Dukcapil wajib melayani mereka sebagai bagian dari WNI penduduk di Indonesia. Mereka juga makhluk Tuhan yang wajib kami layani dengan non diskriminasi dan penuh empati," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini