Video 3D Tenggelamnya Kapal Selam ARA San Juan Mirip dengan KRI Nanggala 402?

Tim Okezone, Okezone · Minggu 25 April 2021 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 337 2400328 video-3d-tenggelamnya-kapal-selam-ara-san-juan-ramai-diabahas-mirip-dengan-kri-nanggala-402-rCVjxSX9OX.jpg Tangkapan layan video YouTube

JAKARTA - KRI Naggala 402 resmi dinyatakan tenggelam. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono membeberkan kronologi hilang kontaknya KRI Nanggala-402 di perairan Bali. Di mana berawal ketika KRI Nanggala sedang melaksanakan latihan penembakan Torpedo.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, posisi kapal selam KRI Nanggala-402 diprediksi berada di kedalaman 850 meter.

Hal itu berdasarkan barang-barang yang diduga dari KRI Nanggala-402, ditemukan di sebuah palung laut dengan kedalaman 850 meter. Posisi di kedalaman 850 meter ini menyulitkan pengangkatan menggunakan kapal selam atau mengerahkan ROV (Remotely operated underwater vehicle).

Yudo mengungkapkan, kondisi KRI Nanggala-402 mengalami keretakan yang cukup besar. "Dengan alat (serpihan dan barang) yang sudah keluar, terjadi keretakan. Karena sampai dalam 700-800 meter tentu akan terjadi keretakan di kapal selam itu," tuturnya.

"Sehingga barang-barang keluar, karena barang ini sebenarnya ada di dalam. Penahan atau pelurus torpedo ini sampe keluar. Jadi ada keretakan besar," tambahnya.

Dari keretakan itu, ia menduga air laut sudah masuk ke dalam kapal selam, tetapi bisa jadi belum semuanya masuk. Sebab, ada pembagian kompartemen di dalam kapal. "Air (yang masuk) kemungkinan ada, tapi ada kemungkinan ada bagian kabin yang air tidak masuk. Air itu bisa ada bagian enggak masuk. Jadi di dalam ruang itu di bagi kompartemen."

Kejadian serupa juga peranh dialami kapal selam milik Argentina yang tenggalam pada 15 November 2017 dan menewaskan seluruh awak yang berjumlah 44 orang ketika sedang dalam perjalanan pulang ke pangkalannya di Mar del Plata setelah mengikuti latihan militer.

Puing-puing kapal selam itu ditemukan setahun kemudian dalam operasi pencarian “Ocean Infinity of the US” di kedalaman sekitar 900 meter, di bagian timur Semenanjung Valdes, Patagonia.

Baca Juga : 4 Kasus Kapal Selam Hilang Selain KRI Nanggala 402, Tiga Berhasil Ditemukan

Suatu penyelidikan menemukan bahwa bencana itu disebabkan ketidakefisienan komandan Angkatan Laut dan keterbatasan anggaran, bukan karena serangan atau tabrakan. Kapal selam yang sebelumnya terpotong dalam dua bagian itu disatukan kembali pada tahun 2008-2014, dan para pakar sudah mengingatkan bahwa hal itu dapat membahayakan keselamatan awak. Tetapi peringatan itu tidak diindahkan.

Sebuah video yang diunggah channel Kostack Studio dengan judul "Submarine ARA San Juan Simulation (Implosion + Sinking)" yang menampilkan simulai kerusakan kapal selam dengan gambar 3 dimensi atau 3D itu pun jadi pembahasan sejumlah kalangan yang menilai mirip dengan yang dialamai KRI Naggala 402.

Dalam video tersebut, menampilkan badan kapal tidak kuat menahan tekanan air hingga mengalami keretakan dan hancur menjadi dua bagian besar serta banyak serpihan yang terlontar dari badan kapal selam.

Setelah itu, badan kapal pun tenggelam hingga dasar lautan yang kedalamannya mencapai ratusan meter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini