Viral Foto Awak KRI Nanggala 402 Sholat Berjamaah di Atas Kapal Selam Sebelum Bertugas

Qur'anul Hidayat, Okezone · Minggu 25 April 2021 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 337 2400306 viral-foto-awak-kri-nanggala-402-sholat-berjamaah-di-atas-kapal-selam-sebelum-bertugas-dZoRYMkkTp.jpg Foto: Istimewa/Twitter @akjailani

JAKARTA - KRI Nanggala 402 belum juga ditemukan. Perkembangan terbaru adalah, statusnya dinaikkan dari hilang (submiss) menjadi tenggelam (subsunk). Publik pun masih menaruh harapan seluruh kru ditemukan dalam keadaan selamat.

Belakangan beredar foto awak KRI Nanggala 402 sedang sholat di atas kapal selam tempat mereka bertugas. Foto itu salah satunya diunggah oleh eks Dubes Indonesia untuk Kanada, Abdul Kadir Jailani di akun Twitter pribadinya, @akjailani, Sabtu 24 April 2021.

“Awak KRI Nanggala-402 sedang melaksanakan sholat berjamaah sebelum laksanakan tugasnya,” tulis Abdul Kadir sebagai keterangan foto.

Baca juga: 4 Kasus Kapal Selam Hilang Selain KRI Nanggala 402, Tiga Berhasil Ditemukan

Dalam foto tersebut, para awak kapal membentangkan sajadah dan karpet di atas kapal selam tersebut. Mereka membentuk saf sholat yang lurus dan rapi. Pemandangan laut dan pulau di depannya menambah keheningan foto tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, menyampaikan bahwa dalam proses pencarian KRI Nanggala 402, pihaknya telah menemukan barang-barang yaitu pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan botol oranye pelumas periskop kapal selam. 

Baca juga: Astaga! Viral Video Pemuda Joget-Joget dan Senang Dengar KRI Nanggala 402 Tenggelam

"Ditemukan juga alat yang dipakai ABK Nanggala untuk sholat dan spons untuk menahan panas pada freshroom. Dengan adanya bukti otentik tersebut, maka pada saat ini kita isyaratkan dari submiss menjadi subsunk," ujar Yudo saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (24/4/2021). 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama sambil menahan tangis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini.

"Saya atas nama Panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat," kata Panglima TNI.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengaku pada Sabtu dini hari, merupakan batas akhir live support berupa ketersediaan oksigen bagi seluruh ABK kapal. 

"Namun, hingga batas akhir live support tersebut, keberadaan kapal juga tidak bisa ditemukan," katanya. 

Kapal tersebut diawaki oleh 53 orang, terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan dan 3 personel arsenal. Kapal tersebut dikomandoi oleh Letkol laut (P) Heri Octavian  yang sudah menjabat 1 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini