Ini Bukti Otentik Serpihan yang Ditemukan Merupakan Milik KRI Nanggala 402

Haryudi, Koran SI · Sabtu 24 April 2021 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 24 337 2400165 ini-bukti-otentik-serpihan-yang-ditemukan-merupakan-milik-kri-nanggala-402-DABVL7vTaI.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono menjelaskan beberapa bukti otentik mengapa serpihan yang ditemukan merupakan milik KRI Nanggala 402.

Berikut bukti tersebut:

1. Ditemukan di Lokasi KRI nanggala 402 Terakhir Menyelam

Serpihan KRI Nanggala 402 ditemukan di lokasi terakhir kapal tersebut menyelam.

"Telah ditemukan kepingan dan barang-barang di sekitar lokasi terakhir kapal selam tersebut terlihat saat kapal itu menyelam," ungkap Laksmana Margo Yudo dalam keterangan persnya di Bali, Sabtu (24/4/2021).

2. Ada Keretakan Besar

Yudo melanjutkan, barang-barang tersebut diyakini merupakan bagian atau komponen yang melekat didalam kapal selam. Diduga ada keterakan besar di kapal tersebut sehingga serpihan terangkat.

"Dan ini tidak akan terangkat keluar kapal, apabila tidak ada tekananan dari luar atau terjadi peristiwa ledakan di kapal itu," katanya.

3. Serpihan yang Ditemukan Tak Dimiliki Umum

Yudo juga menjelaskan, bukti-bukti barang yang diduga komponen dari kapal selam KRI Nanggala-402 yang terapung bersama dengan tumpahan minyak.

"Seperti yang disampaikan kemarin, tumpahan minyak, oli, dan juga barang-barang ini adalah milik KRI Nanggala-402. Dan barang-barang ini tidak dimiliki oleh umum," jelanya.

4. Tak Ada Kapal Lain yang Melintas

Yudo memaparkan, di sekitar radius 10 mil, tidak ada kapal lain yang melintas, sehingga hampir dipastikan itu adalah serpihan kapal selam Nanggala-402 yang hilang kontak sejak 21 April 2021.

"Dan dari para ahli juga mantan dari ABK KRI Nanggala-402, kapal selam diyakini bahwa ini adalah barang-barang milik KRI Nanggala, hitam pembunkus pipa torpedo, pendingin pipa dan lain sebagainya," ungkapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini