Dalam 12 Jam, Gunung Merapi Muntahkan 6 Awan Panas Guguran

Priyo Setyawan, Koran SI · Sabtu 24 April 2021 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 24 337 2400047 dalam-12-jam-gunung-merapi-muntahkan-6-awan-panas-guguran-wKwGWJHDcJ.jpg Gunung Merapi (Ist)

YOGYAKARTA - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan Sleman, DIY, Magelang, Boyolali dan Klaten, Jawa Tengah masih cukup tinggi hingga saat ini.

Dalam 12 jam terhitung sejak Jumat (23/4/2021) pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (24/4/2021) pukul 06.00 WIB, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat terjadi 6 kali awan panas guguran (APG) atau yang biasa disebut wedus gembel . Jarak luncur awan itu maksimal 1,8 km ke arah barat daya dan tenggara. Selain itu, Gunung Merapi juga meluncurkan 33 kali lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1,2 km ke barat daya.

Awan panas guguran terjadi dua kali pada Jumat (23/4/2021). Pertama pukul 19.44 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 113 detik. Jarak luncur 1.300 m ke arah barat daya. Kedua awan panas guguran terjadi pukul 21.12 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 85 detik. Jarak luncur 1.000 m ke arah barat daya.

Baca Juga : Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 1,3 Km

Kemudian pada Sabtu (24/4/2021), terjadi 4 kali awan panas guguran. Awan guguran panas pertama pukul 00.03 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 160 detik. Jarak luncur 1.800 m ke arah barat daya Pukul 00.42 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 77 detik. Jarak luncur 700 m ke arah tenggara. Pukul 01.07 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 45 mm dan durasi 87 detik. Jarak luncur 800 m ke arah tenggara dan pukul 01.29 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 55 mm dan durasi 92 detik. Jarak luncur 1200 m ke arah barat daya.

“33 kali lava pijar, terjadi pada Jumat (23/4/2021) pukul 18.00 WIB-24.00 WIB sebanyak 27 kali dan Sabtu (24/4/2021) pukul 00.00 WIB-06.00 WIB sebanyak enam kali,” kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPPTKG, Heru Suparwaka, Sabtu (24/4/2021).

Untuk status masih level III atau Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca Juga : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Hujan Abu Terjadi di Cepogo

“Kami minta warga tidak beraktivitas dalam radius bahaya dari puncak karena potensi ancaman bahaya bisa terjadi sewaktu-waktu,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini