Di Mata Sahabat, Kolonel Harry Setyawan Sosok Anak Band dan Pribadi yang Cerdas

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Jum'at 23 April 2021 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 337 2399872 di-mata-sahabat-kolonel-harry-setyawan-sosok-anak-band-dan-pribadi-yang-cerdas-1c83MAck4v.jpg Kolonel Harry Setyawan semasa muda (Foto: Ist)

JAKARTA - Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Komando Armada (Koarmada) II, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan merupakan satu dari empat non-ABK yang berada di dalam kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak saat menggelar latihan di perairan Bali, Rabu 21 April 2021.

Di mata sahabatnya Arie Alimy, Kolonel Harry Setyawan merupakan pribadi yang cerdas dan suka menolong. Arie dan Kolonel Harry sudah berteman lama sejak berada di bangku SMP. Kolonel Harry Setyawan merupakan teman yang dikenal sangat tekun.

Baca Juga: Cari KRI Nanggala 402, KNKT Terjunkan Unit ROV dan Magnetometer

Semasa duduk di bangku SMP Arie dan Kolonel Harry biasa menghabiskan waktu luang bersama. "Kita punya hobby yang sama, kita sama-sama suka musik sampai pernah jadi anak band," kata Arie saat dihubungi, Jumat (23/4/2021).

Dikatakan Arie, Kolonel Harry selalu ada dalam satu band yang sama mulai duduk di bangku SMP hingga SMA. "Sekolah kita itu dulu di SMP 3 Depok dan SMA 1 Depok," ujarnya. 

Kolonel Harry

Perkenalan Kolonel Harry Setyawan dengan dengan alat musik terjadi semasa SMP. Arie Alimy lah yang secara tak langsung mengajarkan Kolonel Harry memainkan gitar. Tak perlu waktu lama, setelah perkenalan itu Kolonel Harry pun menjadi lebih mahir.

"Waktu itu saya lebih dulu bisa gitar. Terus main bareng karena dulu itu rumah saya tempat ngumpul teman-teman. Saya perhatiin kok Harry cepat berkembangnya ya, malah bisaan dia main gitarnya. Oh ternyata dia ikut les gitar gitu di Yamaha," kata Arie mengenang masa kecil dengan Kolonel Harry Setyawan.

Baca Juga: KRI Nanggala 402 Diperkirakan Berada Dekat Perairan Celukan Bawang

Akhirnya karena sudah sama-sama mahir main alat musik dan masuk ke SMA 1 Depok ketika itu kita masih lanjut main band. Sampai bikin band satu sekolah. "Jadi waktu itu Harry yang gagas buat komunitas band di sekolah, mulai dari kelas 1 sampai kelas 3. Padahal waktu itu kita baru kelas 1," ungkapnya.

Setelah komunitas band ini terbentuk, barulah pada saat itu Arie dan Kolonel Harry rutin latihan bersama teman-teman yang lainnya. "Dulu kita itu sewa studio buat latihan band sampai 9 jam, kita latihan bareng sama yang lain," ucapnya.

Bukan hanya mahir memainkan gitar, kata Arie, Kolonel Harry Setyawan adalah salah satu sahabat yang cerdas dan berprestasi dalam dunia akademik. Saat duduk di bangku SMP saja, lanjut Arie, Kolonel Harry memiliki NEM tinggi saat itu.

"Dia itu (Kolonel Harry Setyawan) pinter waktu mau masuk SMA nilainya 46 zaman itu paling tinggi istilah dulu NEM ya," tuturnya.

Selain termasuk siswa yang berprestasi saat itu, Kolonel Harry Setyawan tidak pernah membedakan teman-temannya. Padahal, saat SMA dulu Harry itu masuknya Fisika. Kalau dulu identiknya kan anak-anak Fisika itu kutu buku.

"Harry ini enggak malu bergaul sama saya dan teman-teman band lainnya padahal kita itu masuk biologi, istilahnya itu sekarang IPA sama IPS," ujarnya. 

Setelah lulus SMA, pertemanannya dengan Kolonel Harry Setyawan pun masih terjalin. Saat itu, kolonel Harry memilih masuk ke sekolah taruna hingga lulus dan menjadi anggota TNI AL dan berdinas di Surabaya.

"Saya sama Kolonel Harry masih suka ketemu. Kadang kalau dia pulang ke Depok ke rumah Ibunya juga suka ngajak ngumpul sama temen-temen band dulu di SMA 1 Depok," tuturnya. 

Saat ini kata Arie, atas musibah hilang kontak kapal selam KRI Nanggala 402 harapannya semoga petugas yang dikerahkan dapat segera menemukan keberadaan kapal selam tersebut. "Doa terbaik untuk seluruh penumpang kapal selam Nanggala 402. Semoga proses penyelamatan dapat berjalan lancar," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini