Buron Kasus Illegal Logging Operasi Plastik Kelabui Petugas, Akhirnya Tertangkap di Jakarta

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 23 April 2021 08:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 337 2399442 buron-kasus-illegal-logging-operasi-plastik-kelabui-petugas-akhirnya-tertangkap-di-jakarta-hufMCBNtE9.jpg Prasetyo Gow. (Foto: kejati-kalbar.go.id)

JAKARTA - Buron kasus pembalakan liar (illegal logging), Prasetyo Gow (60) ditangkap tim Kejaksaan Agung. Sebelum ditangkap di Jakarta Utara, dalam pelariannya sebagai terpidana, Prasetyo mengubah bentuk wajah dengan melakukan operasi plastik. 

Kapuspen Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak mengatakan, Prasetyo Gow ditangkap di The Royal Spring Hill Residence, Jalan Benyamin Suaeb Pademangan, Kemayoran Jakarta Utara, Kamis (22/04/202).  

Prasetyo Gow masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kalimantan Barat atas tindak pidana usaha mengangkat serta memiliki hasil hutan, tanpa Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) atau illegal logging.  

Prasetyo Gow telah dinyatakan terbukti bersalah Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2370 K/PID/2005 Tanggal 28 Juli 2006.  

Baca juga: Satgas Yonif 642 Amankan Kayu Hasil Illegal Logging di Wilayah Perbatasan

"Karenanya terpidana Prasetyo Gow dijatuhi pidana penjara selama empat tahun serta dihukum membayar denda sebesar Rp200 juta subsider lima bulan kurungan," ujar Leonard, Jumat (23/4/2021).  

Prasetyo Gow ditangkap tanpa perlawanan. Dalam pelariannya sebagai DPO, terpidana melakukan perubahan pada bagian wajahnya agar tidak mudah terdeteksi. 

Baca juga: Bareskrim Tangkap Pelaku Pembalakan Liar di Kalteng

"Di mana sebelumnya melarikan diri dan mengubah bentuk wajah pada hidung dan rahang dengan cara operasi plastik di Jakarta serta menggunakan nomor telefon luar negeri (Singapura)," jelasnya.  

Selanjutnya, terpidana dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan menunggu Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini