KRI Nanggala 402 Hilang, TNI AL ke Netizen: Tolong Doakan Kami

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 23 April 2021 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 337 2399437 kri-nanggala-402-hilang-tni-al-tolong-doakan-kami-faWE7zwchH.jpeg Ilustrasi

JAKARTA - TNI Angkatan Laut (AL) meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar selalu mendoakan pihaknya yang tengah berjibaku dalam proses pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402. Selain itu, TNI AL juga berharap masyarakat dapat mendoakan keselamatan seluruh awak kapal selam tersebut.

Permintaan doa itu disampaikan mereka melalui akun Twitter resminya @_TNIAL_, Kamis (22/4/2021) malam.

"Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan kami, terutama keselamatan KRI Nanggala-402 dan seluruh personelnya," tulis TNI AL dikutip, Jumat (23/4/2021) pagi.

Selain itu, TNI juga menghaturkan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat atas kejadian ini. Menurutnya, TNI AL akan terus berupaya semaksimal mungkin dan mengerahkan kemampuan terbaik agar kapal selam dan para awaknya dapat segera ditemukan.

"Seluruh jajaran TNI Angkatan Laut dengan segenap usaha dan upaya, terus melakukan yang terbaik dan maksimal dalam pencarian KRI Nanggala-402 dan 53 personel putra terbaik bangsa," tutur TNI AL.

Netizen yang melihat cuitan tersebut pun merespons dengan nada positif. Salah satunya dari akun @DonaldoWisky dan @vanillanye.

"Doa kami tak henti2 untuk KRI Naggala-402. Semoga Allah memberikan keselamatan," tulis @DonaldoWisky seraya menyantumkan foto KRI Manggala-402.

"Miiiin, ngapain minta maaf. Fokus dulu sama penyelamatan kru kapal ya. Kalau Nanggalanya gabisa ikut diangkat, ndak papa, yg penting krunya selamat. Biar sekalian jadi evaluasi buat para pemangku kebijakan," kata @vanillanye.

Sebagaimana diketahui Kapal Selam KRI Nanggala-402 dilaporkan hilang kontak saat sedang melakukan operasi penggenangan peluncur torpedo di perairan utara Bali pada Rabu pagi sekitar pukul 04.25 WITA. TNI pun telah mengerahkan lima KRI dan satu helikopter untuk melakukan operasi pencarian kapal selam yang diawaki 53 orang tersebut.

Selain itu, kapal dari Singapura yaitu Kapal Swift Rescue dan dari Malaysia yaitu Rescue Mega Bhati juga akan segera tiba di Indonesia untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini