Pengamat Ungkap Kendala Pencarian KRI Nanggala-402

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 23 April 2021 07:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 337 2399410 pengamat-ungkap-kendala-pencarian-kri-nanggala-402-8Lk7UDhCds.jpeg Ilustrasi

JAKARTA - Pengamat militer Institute for Security and Strategic Studies ( ISESS), Khairul Fahmi mengaku tak mudah menemukan kapal selam milik TNI Al KRI Nanggala-402.

Seperti diketahui saat ini masih diupayakan pencarian terhadap kapal selam yang hilang kontak di perairan Utara Bali pada Rabu (21/4/2021) dini hari.

Menurut Khairul ada kendala yang dihadapi pemerintah dalam proses pencarian kapal tersebut. Sehingga menurutnya akan memakan waktu.

“Upaya penyelamatan kapal selam yang sedang berada di kedalaman memang tidak mudah. Hingga saat ini bagaimana situasi kapal maupun lokasi tepatnya belum diketahui secara pasti. Dan kita memiliki keterbatasan perangkat penyelamatan sehingga harus melibatkan berbagai pihak termasuk dari negara lain. Nah ini tentu akan memakan waktu,” katanya saat dihubungi, Jumat (23/4/2021).

Dia melihat bahwa proses pencarian dan penyelamatan hingga saat ini sudah dilakukan dengan sangat serius.

“Sejumlah kapal dan perangkat pendukung sudah dikerahkan ke lokasi dan ini tentu saja merupakan bagian dari optimalisasi pencarian sehingga diharapkan dapat mempertinggi peluang para awak dapat diselamatkan,” tuturnya.

Namun dia mengingatkan bahwa yang menjadi catatan bahwa tim penyelamat harus berpacu dengan waktu. Hal ini mengingat cadangan oksigen di kapal dari waktu ke waktu akan menipis.

“Maka harapannya situasi kapal dan lokasi dapat segera dipastikan agar pada saat kapal selam penyelamat yang dikirim Singapura tiba di perairan tersebut (diperkirakan pada Sabtu), operasi evakuasi dapat segera dilakukan sebelum situasi semakin buruk,” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini