Kisah KH Hasyim Asyari Disiksa Jepang hingga Telapak Tangannya Remuk

Doddy Handoko , Okezone · Jum'at 23 April 2021 06:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 337 2399391 kisah-kh-hasyim-asyari-disiksa-jepang-hingga-telapak-tangannya-remuk-E8MrZWIAF1.jpg KH Hasyim Asyari. (Foto: Istimewa/Dok Pesantren Tebuireng)

Tewasnya pencuri ini dimanfaatkan pihak Belanda untuk menangkap Hasyim Asyari dengan tuduhan pembunuhan. Akan tetapi, karena Hasyim Asyari memahami dengan baik hukum-hukum Belanda, ia dapat menepis semua tuduhan tersebut dan lepas dari jeratan hukum.

Lalu Belanda mengirimkan beberapa kompi pasukan untuk menghancurkan pesantren Hasyim Asyari yang baru berusia 10 tahunan. Bangunan pesantren porak-poranda dan kitab-kitab hancur serta terbakar. Perlakuan Belanda berlangsung sampai 1940. 

Meski mengalami beragam kekerasan di dalam penjara, kakek dari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tidak menyurutkan sedikit pun semangat menegakkan agama Allah dengan tetap melantunkan ayat-ayat suci Alquran dan mengulang hafalan hadits-hadits dalam kitab Al-Bukhari.

Kisah keteguhan hati Kiai Hasyim Asyari dengan tetap menghafal Alquran dan Kitab Hadits Al-Bukhari sebagai wiridan (kebiasaan rutin) selama dipenjara oleh Jepang diriwayatkan oleh Komandan Hizbullah wilayah Jawa Tengah, KH Saifuddin Zuhri saat berbincang dengan KH Wahid Hasyim (Berangkat dari Pesantren, 2013) dalam sebuah kesempatan sesaat setelah Kiai Hasyim Asyari dibebaskan oleh Jepang melalui diplomasi KH Abdul Wahab Chasbullah dan Gus Wahid. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini