Prabowo Subianto: Suluruh Masyarakat Berdoa Agar KRI Nanggala 402 Ditemukan

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 22 April 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 337 2399130 prabowo-subianto-suluruh-masyarakat-berdoa-agar-kri-nanggala-402-ditemukan-ok6wpl1fdl.JPG Menhan Prabowo dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto (Foto: Ist)

JAKARTA - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto berharap agar kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali dapat segera ditemukan dengan prajurit yang didalamnya juga dalam kondisi selamat.

"Sampai saat ini kita belum mendapatkan kontak dengan kapal selam kita (KRI Nanggala 402)," ujar Prabowo Subianto di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Kamis (22/4/2021).

Ia menyebutkan saat ini seluruh jajaran TNI AL dan stakeholder terkait sedang berupaya melakukan pencarian.

"Usaha-usaha untuk melakukan pencarian sudah dilakukan intensif," tambah Prabowo Subianto.

Ia bersama segenap seluruh warga negara Indonesia juga mendoakan agar kapal selam KRI Nanggala 402 dapat segera ditemukan dan seluruh crew prajurit yang ada di dalam kapal selam dapat ditemukan.

"Seluruh bangsa berdoa, dan fokusnya agar anak-anak kita bisa diselamatkan," kata Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Kapuspen TNI, Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan kapal selam KRI Nanggala 402 sampai Kamis (22/4/2021) belum ditemukan.

Hal tersebut disampaikan Achmad Riad saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Kamis (22/4/2021) pagi.

"Jadi saya sampaikan sampai saat ini belum ditemukan, memang ada sejumlah temuan visual tapi itu bukan menjadi dasar identifikasi," ujar Achmad Riad.

Ia menyebutkan terdapat temuan tumpahan minyak dan bau solar di beberapa lokasi berbeda. Temuan tersebut terlihat secara visual oleh sejumlah alutsista TNI yang dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Alutsista yang dimaksud yakni:

1. Heli Panther HS 4211 posisi 07 derajat 49 menit 74 detik lintang selatan 114 derajat 50 menit 78 detik bujur timur radius 150 meter. Kabawean juga menemukan tapi lokasi tidak dilaporkan.

2. KRI RE Martadinata 331 melaporkan menemukan di posisi 07 derajat 51 menit 92 detik lintang selatan kemudian 114 derajat 51 menit 77 detik bujur timur. Area seluas 150 meter.

Achmad Riad melanjutkan penjelasannya. Disamping laporan temuan minyak, KRI RE Martadinata 331 menyampaikan laporan lisan terdeteksi pergerakan di bawah air dengan kecepatan 2,5 knots kemudian kontak tersebut menghilang. Sehingga dari hal tersebut tidak cukup data untuk mengidentifikasi kontak dimaksud sebagai kapal selam.

"Jadi saya tegaskan berbagai berita bahwa 21 jam sudah ditemukan itu tidak bisa menjadi dasar. Rekan-rekan media tidak membuat analisis data, ataupun memberitakan data yang belum pasti diketahui kebenarannya. Sampai saat ini kami masih dilakukan pencarian. Selain KRI Rigel 933. 5 KRI dan 1 helikopter dengan kekuatan 400 orang," tandas Achmad Riad.

Sebagaimana diketahui, kronologis awal mula bagaimana kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) bermula dari Pukul 03.46 KRI Nanggala 402 melakukan penyelaman.

Kemudian pukul 04.40 melaksanakan penggenangan peluncur torpedo nomor 8 (bukan rudal). Kemudian komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala 04.25 saat komandan gugus tugas latihan akan memberikan otorisasi penembakan torpedo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini