4 Ormas Hindu Laporkan Desak Made Dharmawati dan Pemilik Akun YouTube ke Bareskrim

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 22 April 2021 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 337 2399044 4-ormas-hindu-laporkan-desak-made-dharmawati-dan-pemilik-akun-youtube-ke-bareskrim-lihaYS6OEn.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Desak Made Dharmawati dan pemilik akun Youtube ‘Istiqomah TV’ dilaporkan oleh empat ormas Hindu Dharma ke Bareskrim Polri. Hal itu dilakukan lantaran diduga, Desak Made melakukan penistaan agama Hindu hingga viral di media sosial.

Empat ormas Hindu Dharma yang melaporkan Desak Made yaitu Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Forum Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (FA-KMHDI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Cimahi, Jawa Barat, dan Aliansi Bhinneka Hindu Nusantara (ABHN).

Baca juga:  Diduga Nistakan Agama Hindu, Desak Made Darmawati Akan Dilaporkan ke Bareskrim

Ketua Presidium Pimpinan Pusat KMHDI, I Putu Yoga Saputra menyebut sebagai seorang doktor yang menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi, Desak Made telah mengkhianati nilai-nilai semangat moderasi dan toleransi beragama yang sedang dibumikan di Indonesia.

“Karena itulah, kami menilai apa yang telah dilakukan Desak Made sebuah pelanggaran hukum yang membahayakan sendi-sendi persatuan dan kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Putu Yoga saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Baca juga:  Bakal Terbitkan DPO dan Ajukan Red Notice, Jozeph Paul Zhang Sudah Jadi Tersangka?

Adapun, Laporan mereka terhadap Desak Made tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Nomor : STTL/158/IV/2021/ BARESKRIM dan Laporan Polisi Nomor: LP/B/0260/IV/2021/ BARESKRIM, tertanggal 21 April 2021.

Menurut dia, Desak Made menyampaikan ceramah yang diduga melecehkan dan menistakan agama Hindu seperti menyebut orang Hindu di Bali dalam kegiatan ibadahnya sering mengundang setan.

Selain itu, kata dia, Desak Made juga menyebut agama Hindu memiliki banyak tuhan dan Hindu adalah agama yang ‘diakal-akalin’. Kemudian, Pulau Bali bersama Negara-negara India, China dan Korea disebutnya sebagai setan terbesar.

Yoga mengatakan pihaknya mengambil jalur hukum agar tercipta suatu efek jera pada seluruh masyarakat secara umum. Sehingga, penistaan semacam ini terhadap agama apapun tidak terjadi lagi dimasa mendatang.

“Kami harap laporan kami ini dapat segera ditindaklanjuti secara tegas dan profesional oleh Bareskrim Polri,” ujarnya.

Sementara Sekjen FA-KMHDI, Bram Helier mengatakan pihaknya juga melaporkan pemilik akun channel Youtube dan Facebook ‘Istiqomah TV’. Sebab, akun ini dianggap sebagai pihak pertama kali yang menyebarkan video berisi ceramah pelecehan agama Hindu oleh Desak Made.

“Kami melaporkan pemilik atau admin akun Youtube dan Facebook, karena kami melihat ada kejanggalan atas unggahan video tersebut. Mengapa mereka baru sekarang mengunggahnya? Apa motivasi mereka sesungguhnya?,” ujar Bram.

Menurut dia, ceramah yang terekam dalam video itu adalah kegiatan yang sudah terjadi dua tahun lalu. Akan tetapi, akun tersebut baru mengunggahnya saat ini dan menjadi viral.

“Justru umat Hindu Dharma sedang merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang berbarengan dengan umat Muslim melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,” tutup Bram.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini