Periksa Pejabat Bank Panin, KPK Sita Barang Bukti Dugaan Suap Pajak

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 22 April 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 337 2398933 periksa-pejabat-bank-panin-kpk-sita-barang-bukti-dugaan-suap-pajak-J7jTohdtIj.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto : iNews.id)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Kepala Biro Administrasi Keuangan (Chief of Finance Officer) PT Bank Panin (Bank Pan Indonesia Tbk), Marlina Gunawan, pada Rabu, 21 April 2021. Ia diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan suap terkait pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak.

Dari hasil pemeriksaan Marlina Gunawan, penyidik menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di PT Bank Panin. Barang bukti yang disita itu merupakan hasil dari penggeledahan tim penyidik di Kantor Bank Panin Pusat, beberapa waktu lalu.

"Pada yang bersangkutan dilakukan penyitaan berbagai barang bukti yang ditemukan pada saat tim Penyidik melakukan penggeledahan di kantor PT Bank Panin," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (22/4/2021).

Sebelumnya, tim penyidik sempat menggeledah Kantor Pusat Bank Panin di daerah Jakarta Pusat, Selasa, 23 Maret 2021. Dari penggeledahan tersebut, tim mengamankan sejumlah barang berupa dokumen dan bukti elektronik yang diduga terkait dengan kasus suap pajak ini.

Sekadar informasi, KPK saat ini sedang mengusut kasus dugaan suap terkait pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kasus ini sudah masuk dalam proses penyidikan.

"Sebagaimana yang disampaikan pimpinan KPK, benar saat ini KPK sedang melakukan kegiatan penyidikan dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan pada Direktorat Jenderal Pajak," kata Ali melalui pesan singkatnya, Rabu, 3 Maret 2021.

Baca Juga : KPK Ungkap Barang Bukti Kasus Ditjen Pajak Dibawa Kabur Pakai Truk

Ali tidak membantah sudah adanya tersangka dalam penyidikan perkara ini. Kendati demikian, ia belum bisa membeberkan siapa tersangka serta konstruksi perkara dugaan korupsi di Ditjen Pajak Kemenkeu ini.

"Kami saat ini belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya karena sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," beber Ali.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dua pejabat pajak yang diduga menerima suap dalam perkara ini. Dua pejabat pajak itu adalah mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji dan Kepala Sub Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak Dadan Ramdani.

Dugaan suap yang diterima pejabat pajak itu, salah satunya disinyalir berasal dari kuasa wajib pajak Bank Pan Indonesia (Bank Panin) Veronika Lindawati. KPK disebut-sebut telah mencekal Veronika Lindawati bersama dengan sejumlah pihak lainnya untuk bepergian ke luar negeri.

Baca Juga : Barbuk Dibawa Kabur, KPK Tegaskan Penggeledahan PT Jhonlin Baratama Sesuai Prosedur

Veronika bukan sosok yang biasa di Panin Group. Veronika diketahui pernah memegang beberapa jabatan di perusahaan grup Panin. Ia tercatat sebagai Komisaris PT Paninkorp sejak 2010. Kemudian, ia juga menjabat Komisaris PT Panin Investment sejak 2010.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini