Trending Topic di Twitter, Warganet Berdoa KRI Nanggala 402 Segera Ditemukan

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 22 April 2021 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 337 2398840 trending-topic-di-twitter-warganet-berdoa-kri-nanggala-402-segera-ditemukan-vwTM5lbnYp.png KRI Nanggala 402.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Peristiwa hilang kontak kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali ramai diperbincangkan warganet. Bahkan, isu itu menjadi trending topic di Twitter pagi ini.

Hastag #KRINanggala402 pun menggema di media sosial. Hingga pukul 08.42 WIB, Kamis (22/4/2021), terlihat sudah ada 10,7 juta tweets yang membahas terkait dengan hal itu.

Warganet pun memberikan dukungan agar kapal selam tersebut segera ditemukan. Sekaligus, para awak kapal diberikan keselamatan.

Baca Juga: TNI Ungkap Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak saat Bersiap Latihan Menembak Torpedo

"Semoga semuanya yang berada didalam KRI Nanggala-402 diberi keselamatan," cuit akun @faisal_the_syam.

Baca Juga: Hilang Kontak di Perairan Bali, Ini Profil Singkat Kapal Selam KRI Nanggala 402

"Semoga KRI Nanggala 402 segera ditemukan/kembali dan semua personel kembali dengan aman selamat. Semoga selalu dilindungi oleh Allah SWT. Aamiin," tulis akun @321shoot_.

Bahkan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun turut menyampaikan duka dan berharap yang terbaik terkait dengan pencarian kapal tersebut.

"Duka mendalam atas musibah yg dialami KRI Nanggala-402 yg dilaporkan hilang kontak di laut utara Bali. Mohon luangkan waktu, bersama kita berdoa, semoga seluruh awak kapal selamat. Mari kita sabar menunggu kabar resmi dari pihak berwenang. Terima kasih Foto: ANTARA/Syaiful Arif," cuit @ArizaPatria.

Seperti diketahui KRI Nanggala dikabarkan hilang kontak sekitar pukul 03.00 WIB setelah mengajukan izin menyelam.

Dinas Penerangan TNI AL mengungkap dugaan sementara penyebab kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di Perairan Bali Rabu (21/4/2021). Kapal tersebut diduga mengalami blackout alias mati listrik total.

Hal itu pula yang mengakibatkan awak kapal tak dapat melakukan proses kedaruratan. Menurut TNI AL, proses blackout tersebut dimungkinkan terjadi saat kapal berada di posisi menyelam statis.

"Kemungkinan saat menyelam statis terjadi blackout sehingga kapal tidak terkendali dan tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan (tombol darurat untuk mengembus supaya kapal bisa timbul ke permukaan)," kata Dispenal dalam keterangannya, Rabu (21/4/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini