Ditemukan Tumpahan Minyak, TNI AL: Kemungkinan Terjadi Kerusakan Tangki KRI Nanggala-402

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 21 April 2021 21:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 337 2398674 ditemukam-tumpahan-minyak-tni-al-kemungkinan-terjadi-kerusakan-tangki-kri-nanggala-402-Vlsnw7dr89.jpg Ilustrasi (Foto : Sindo)

JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono mengatakan bahwa ada analisa sementara hilang kontak kapal selam KRI Nanggala-402 karena terjadi blackout atau gangguan saat penyelaman statis. Hal ini membuat kapal tidak dapat menjalankan prosedur kedaruratan.

“Kemungkinan saat menyelam statis terjadi black out. Sehingga kapal tidak terkendali dan tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/4/2021)

“Harusnya ada tombol darurat untuk menghembus supaya kapal bisa timbul ke permukaan. Sehingga kapal jatuh pada kedalaman 600 - 700 m,” lanjutnya.

Dia menduga adanya kemungkinan tangki BBM retak. Hal ini dikarenakan adanya tumpahan minyak di sekitar area tenggelam.

“Terjadinya tumpahan minyak di sekitar area tenggelam. Kemungkinan terjadi kerusakan tangki BBM (retak) karena tekanan air laut atau pemberian sinyal posisi dari KRI Nanggala-402,” ungkapnya.

Baca Juga : Ada 53 Orang di Kapal Selam KRI Nanggala 402

Seperti diketahui KRI Nanggala-402 hilang kontak sekita pukul 03.00 WIB. KRI Nanggala merupakan kapal selam buatan Jerman tahun 1977. Dimana masuk jajaran TNI Al tahun 1981. Julius mengatakan kondisi material dan personil siap dalam pelayaran tersebut.

Terdapat 53 awak di kapal selam tersebut yang terdiri atas 49 anak buah kapal (ABK), 1 komandan satuan 3 personel arsenal.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini