Berikut Kronologi Hilang Kontaknya Kapal Selam KRI Nagggala 402

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 21 April 2021 21:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 337 2398670 berikut-kronologi-hilang-kontaknya-kapal-selam-kri-nagggala-402-BirqUwquEG.jpg KRI Nanggala 402 (foto: Sindonews)

JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono membeberkan kronologi hilang kontaknya KRI Nanggala-402 di perairan Bali. Berawal ketika KRI Nanggala sedang melaksanakan latihan penembakan Torpedo.

“Hari Rabu tanggal 21 April 2021 pkl 03.00 WIB KRI Nanggala-402 ijin menyelam ke Komandan gugus tugas penembakan (Danguspurla II) sesuai prosedur untuk selanjutnya kapal menyelam untuk melaksanakan penembakan,” katanya dalam pers rilisnya, Rabu (21/4/2021).

Baca juga:  Kemhan Sebut Singapura, Australia, dan India Siap Bantu Pencarian KRI Nanggala-402

Setelah izin diberikan, Julius mengatakan bahwa KRI Nanggala hilang kontak.

“Namun setelah ijin diberikan, KRI NGL hilang kontak dan tidak bisa dihubungi lagi,” ujarnya.

 Baca juga: KRI Rigel dan KRI Rengat Dikerahkan Cari Kapal Selam TNI AL yang Hilang

Dia mengatakan saat ini tengah dilaksanakan prosedur pencarian oleh unsur-unsur Satgas. Meski begitu hasil masih nihil.

“(Diantaranya) KRI REM (RE Martadinata), KRI GNR (Gusti Ngurah Rai) dan KRI DPN (Diponegoro) dengan menggunakan SONAR AKTIF di sekitar menyelamnya KRI NGL (Nanggala) dengan menggunakan methode CORDON 2000 yrds, hasil nihil," tuturnya.

“Pukul 07.00 WIB dilaksanakan pengamatan udara dengan Hely ditemukan tumpahan minyak disekitar posisi menyelam,” lanjutnya.

Julis mengatakan pada pulul 14.00 WIB siang tadi telah diberangkatkan KRI Rigel (hidros) dari Jakarta dan KRI Rengat ( satuan ranjau) untuk membantu pencarian menggunakan side scan sonar. Termasuk mengirim 2 mobil chamber ke Banyuwangi.

“(telah) mengirim distres ISMERLO (International Submarine Escape And Rescue Leaison Office), dan sudah direspon oleh AL Singapura dan AL Australia,” ujarnya.

Seperti diketahui KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam buatan Jerman tahun 1977. Dimana masuk jajaran TNI Al tahun 1981. Julius mengatakan kondisi material dan personil siap dalam pelayaran tersebut.

Terdapat 53 awak di kapal selam tersebut yang terdiri atas 49 anak buah kapal (ABK), 1 komandan satuan 3 personel arsenal. Komandan KRI Nanggala-402 adalah Letkol laut (P) Heri Octavian yang sudah satu tahun menjabat 1 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini