Kemhan Sebut Singapura, Australia, dan India Siap Bantu Pencarian KRI Nanggala-402

Riezky Maulana, iNews · Rabu 21 April 2021 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 337 2398633 kemhan-sebut-singapura-australia-dan-india-siap-bantu-pencarian-kri-nanggala-402-7FXH8695qE.jfif KRI Spica 934 (foto: istimewa)

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menuturkan, banyak negara tetangga yang turun tangan membantu Indonesia dalam proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402. Kapal selam ini hilang kontak sekira pukul 03.00 waktu setempat.

Dalam keterangan tertulisnya, Kemhan menyebut sedikitnya ada tiga Angkatan Laut yang siap memberikan bantuannya, yakni Singapura, Australia, dan India.

"Beberapa negara sudah merespons dan siap memberikan bantuan di antaranya adalah AL Singapura, AL Australia, dan AL India," tutur Kemhan, Rabu (23/4/2021)

Baca juga:  KRI Rigel dan KRI Rengat Dikerahkan Cari Kapal Selam TNI AL yang Hilang

TNI AL, kata Kemhan juga telah mengirimkan distres International Submarine Escape and Rescue Liaison Officer atau ISMERLO. Diketahui, sebelum hilang kontak, KRI Nanggala-402 hendak melaksanakan penembakan Torpedo SUT dan meminta izin menyelam.

Akan tetapi, setelah diberikan izin menyelam sesuai prosedur, kapal hilang kontak dan tidak bisa dihubungi lagi. Hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan dengan mengirimkan KRI Rigel dari Dishidros Jakarta dan KRI Rengat dari Satuan Ranjau untuk membantu pencarian dengan menggunakan side scan sonar.

Baca juga:  Berikut Penampakan KRI Spica-934 yang Dikerahkan Mencari KRI Nanggala 402

Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 diproduksi lada tahun 1977 di Howaldtswerke Deutsche Werft Jerman. Kemudian pada Tahun 1981 bergabung dengan jajaran TNI AL.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini