Isu Reshuffle Mencuat, PDIP: Tidak Ada Urgensinya Mengganti Nadiem

Felldy Utama, iNews · Rabu 21 April 2021 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 337 2398496 isu-reshuffle-mencuat-pdip-tidak-ada-urgensinya-mengganti-nadiem-W77WNpIHcG.jpg Foto: istimewa

JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Andreas Hugo Pareira berharap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim tidak menjadi salah satu menteri yang akan direshuffle oleh presiden Joko Widodo (Jokowi).

Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali mencuat setelah Jokowi meleburkan Kementerian Riset-Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Selain itu, Kepala Negara juga membentuk Kementerian Investasi.

"Saya tidak melihat ada relevansi dan urgensinya untuk mengganti Nadiem," kata Andreas saat dihubungi wartawan, Rabu (21/4/2021).

Dia menilai, selama dua tahun bermitra, Nadiem merupakan menteri yang mampu menjalankan program pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang merupakan program pemerintahan Jokowi.

"Dengan Merdeka Belajar yang sedang on going, peningkatan status guru-guru honor menjadi PPK dan sekarang sedang dipersiapkan Revisi UU Sisdiknas," ujarnya.

Baca juga: Isu Reshuffle Mencuat, Nadiem Makarim Unggah Berswafoto dengan Megawati

Bahkan, kata dia, selama pandemi Covid-19 ini, Kemendikbud di bawah kepemimpinan Nadiem juga dinilai responsif dan fleksibel dalam menjalankan program-program pendidikan.

Sebelumnya, Nadiem bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri di tengah isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

Baca juga: Di Tengah Isu Reshuffle, Nadiem Ngobrol 2 Jam dengan Megawati Bahas Strategi Merdeka Belajar

Dalam pertemuan itu, Nadiem juga menyempatkan diri berswafoto dengan Presiden kelima tersebut.Hal itu diketahui melalui sebuah unggahan akun Instagram pribadi pria yang akrab disapa mas menteri itu, @NadiemMakarim.

Dia mengatakan bahwa pertemuan yang berlangsung dua jam itu membahas soal Pancasila. Nadiem juga mengaku ingin banyak belajar dari Megawati soal strategi percepatan merdeka belajar dan soal profil pelajar Pancasila.

"Ngobrol dua jam sama Bu Mega, diskusi strategi mempercepat Merdeka Belajar dan Profil Pelajar Pancasila. Saya banyak belajar dari pengalaman beliau," tulis keterangan dalam foto, Selasa 20 April 2021.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini