Rincian Pengunaan Fee Bansos Corona: Beli Sapi Qurban hingga Bayar Pedangdut Cita Citata

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 21 April 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 337 2398418 rincian-pengunaan-fee-bansos-corona-beli-sapi-qurban-hingga-bayar-pedangdut-cita-citata-F1nQwNAzKc.jpg Sidang kasus korupsi Bansos Covid-19 di Tipikor (foto: MNC Portal/Arie)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, sejumlah uang dugaan suap terkait proyek bansos corona yang diterima oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, diduga digunakan untuk operasional mantan Mensos Juliari Peter Batubara serta kegiatan lainnya di Kemensos.

"Dengan sepengetahuan terdakwa, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono juga menggunakan uang fee untuk kegiatan operasional terdakwa selaku Menteri Sosial dan kegiatan operasional lainnya di Kementerian Sosial," kata Jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan Juliari Batubara di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).

Baca juga:  Terungkap, Ini Rincian Fee Miliaran Rupiah dari 60 Perusahaan untuk Juliari

Adapun, fee dari sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos corona itu, diantaranya digunakan untuk pembelian sapi qurban, honor Pedangdut Cita Citata, hingga penyewaan pesawat jet pribadi untuk kegiatan Juliari Batubara. Berikut rincian penggunaan uang fee bansos corona dalam dakwaan Juliari Batubara :

1. Pembelian handphone untuk pejabat Kementerian Sosial senilai Rp140.000.000;

Baca juga:  Jaksa KPK Ungkap Perintah Juliari Batubara Kumpulkan Fee Rp10 Ribu Per Paket Sembako

2. Pembayaran biaya swab test di Kementerian Sosial sebesar Rp300.000.000;

3. Pembayaran sapi qurban sebesar Rp100.000.000;

4. Pembayaran makan minum dan akomodasi tim bansos, tim relawan dan tim pantau sebesar Rp200.000.000;

5. Pembayaran makan dan minum pimpinan sebesar Rp130.000.000;

6. Pembelian dua unit sepeda merek Brompton seharga Rp120.000.000. Masing-masing untuk Hartono Laras (Sekjen Kemensos) dan Pepen Nazaruddin (Dirjen Linjamsos);

7. Pembayaran kepada EO (Event Organizer) untuk honor artis Cita Citata dalam acara makan malam dan silaturahmi Kementerian Sosial RI di Ayana Komodo Resort Labuan Bajo sebesar Rp150.000.000;

8. Kegiatan operasional direktorat PSKBS sebesar Rp100.000.000;

9. Pembayaran sewa pesawat (private jet) untuk kegiatan kunjungan kerja Juliari Batubara dan rombongan Kementerian Sosial ke Lampung sebesar Rp270.000.000;

10. Pembayaran pesawat (private jet) Juliari Batubara dan rombongan Kementerian Sosial dalam kunjungan kerja ke Denpasar Bali sebesar Rp270.000.000;

11. Pembayaran sewa pesawat (private jet) Juliari Batubara dan rombongan Kementerian Sosial dalam kunjungan kerja ke Semarang sebesar 18.000 dollar AS dan pengeluaran-pengeluaran lainnya yang digunakan untuk kegiatan operasional di Kementerian Sosial.

Sebelumnya, Juliari Peter Batubara didakwa menerima suap sebesar Rp32.482.000.000 (Rp32 miliar) dari para pengusaha yang menggarap proyek pengadaan Bansos untuk penanganan Covid-19.

Puluhan miliar uang dugaan suap untuk Juliari Batubara itu berkaitan dengan penunjukan sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos Covid-19. Diantaranya yakni, PT Pertani, PT Mandala Hamonganan Sude dan PT Tigapilar Agro Utama.

Uang sebesar Rp32 miliar itu diduga diterima Juliari Batubara melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. Adapun, rincian uang yang diterima Juliari melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko yakni, berasal dari Konsultan Hukum, Harry Van Sidabukke, senilai Rp1,28 miliar.

Kemudian, dari Presiden Direktur PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja, sejumlah Rp1,95 miliar. Lantas, sebesar Rp29 miliar berasal dari para pengusaha penyedia barang lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini