Meski di Luar Negeri, Jozeph Paul Zhang Tetap Bisa Dijerat UU ITE

Fikri Kurniawan, Sindonews · Rabu 21 April 2021 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 337 2398311 meski-di-luar-negeri-jozeph-paul-zhang-tetap-bisa-dijerat-uu-ite-Wxj5LCX973.jpg Jozeph Paul Zhang. (Foto : Ist)

JAKARTA - Tersangka kasus dugaan penodaan agama Jozeph Paul Zhang bisa dijerat hukum, meski saat ini berada di Jerman. Kasus Jozeph Paul Zhang berawal dari konten videonya yang dianggap menodai agama.

Jozeph Paul Zhang sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penodaan agama lantaran mengaku sebagai Nabi ke-26.

Jozeph disangka melanggar pasal penyebaran informasi bermuatan rasa kebencian berdasarkan SARA sesuai dalam Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang ITE. Kemudian dengan pasal penodaan agama sebagaimana termaktub dalam Pasal 156a KUHP.

Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi, menjelaskan UU ITE telah menerapkan azas extrateritorial. Artinya, Undang-Undang ini berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia.

“Terkait dengan keberadaan yang bersangkutan, yang diduga berada di luar negeri, perlu ditekankan bahwa dengan merujuk pada pasal 2 UU ITE, UU ini menerapkan asas extrateritorial, (sehingga) memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia, dan merugikan kepentingan Indonesia,” jelasnya, dalam konferensi pers Kominfo, Selasa (20/4/2021).

Di sisi lain, Dedy mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli siber untuk menemukan konten-konten yang berisi ujaran kebencian Paul Zhang.

“Selanjutnya akan segera memproses dengan tindakan blokir jika masih ditemukan dugaan ujaran kebencian,” ujarnya.

Dedy juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi atas konten-konten negatif yang dapat merusak persatuan bangsa dan negara.

Baca Juga : Tak Bisa Ditoleransi, Sebanyak 20 Konten Kebencian Paul Zhang Sudah Diblokir

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan terus menjaga perdamaian baik di ruang fisik maupun ruang digital," tuturnya.

Baca Juga : Jozeph Paul Zhang Jadi DPO, DPR: Percayakan Polri untuk Meringkusnya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini