Share

Daftar Pejabat Kemensos Diduga Kecipratan "Uang Panas" Bansos Corona

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 21 April 2021 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 337 2398310 daftar-pejabat-kemensos-diduga-kecipratan-uang-panas-bansos-corona-nhHBci3p0P.jpg Sidang korupsi Bansos Covid-19 (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara didakwa menerima suap sebesar Rp32.482.000.000 (Rp32 miliar) dari para pengusaha yang menggarap proyek pengadaan bantuan sosial untuk penanganan Covid-19. Uang itu berkaitan dengan penunjukan sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos Covid-19.

Selain Juliari Batubara, sejumlah pejabat Kemensos disebut-sebut juga turut kecipratan uang panas proyek bansos corona. Sejumlah pejabat Kemensos yang diduga turut menerima aliran uang panas proyek bansos corona ini yaitu, Sekjen Kemensos Hartono Laras; Dirjen Linjamsos Kemensos, Pepen Nazaruddin.

Baca Juga:  Terungkap, Ini Rincian Fee Miliaran Rupiah dari 60 Perusahaan untuk Juliari

Kemudian, Plt Direktur PSKBS Kemensos, Adi Wahyono; PPK Kemensos, Matheus Joko Santoso; Kepala Biro Kepegawaian (Karopeg) Kemensos, Amin Raharjo; Kasubagpeg Sesdirjen Linjamsos Kemensos sekaligus anggota tim teknis bansos sembako, Rizki Maulana.

Selanjutnya, Staf Subbag Tata Laksana Keuangan Bagian Keuangan Sesdirjen Linjamsos, Robin Saputra; Iskandar; Firmansyah; Yoki; Kepala Subdit Pencegahan Kemensos, Rosehan Ansyari atau Reihan.

"Selain diberikan kepada terdakwa, uang fee tersebut juga diperuntukkan (kepada pihak lain)," kata Jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan Juliari Batubara di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).

Berikut rincian aliran uang dugaan suap proyek bansos corona yang dinikmati pejabat Kemensos :

1. Hartono sebesar Rp200 juta;

2. Pepen Nazaruddin sebesar Rp1 miliar;

3. Adi Wahyono sebesar Rp1 miliar;

4. Matheus Joko Santoso sebesar Rp1 miliar;

5. Amin Raharjo sebesar Rp150 juta;

6. Rizki Maulana sebesar Rp175 juta;

7. Robin Saputra sebesar Rp200 juta;

8. Iskandar sebesar Rp175 juta;

9. Firmansyah sebesar Rp175 juta;

10. Yoki sebesar Rp175 juta;

11. Rosehan Ansyari atau Reihan sebesar Rp150 juta.

Baca Juga: Jaksa KPK Ungkap Perintah Juliari Batubara Kumpulkan Fee Rp10 Ribu Per Paket Sembako

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini