KH Hasyim Asyari Tidak Ada di Buku Sejarah Kemendikbud, Haikal Hasan: Ada Apa Ini?

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Selasa 20 April 2021 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 337 2398056 pendiri-nu-tidak-ada-di-buku-sejarah-kemendikbud-haikal-hasan-ada-apa-ini-FIEQVhAavM.jpg KH Hasyim Asy'ari (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Sejumlah warganet berang dengan tidak adanya nama Pendiri NU, KH. Hasyim Asy'ari di buku sejarah Kemendikbud. Sejumlah tokoh mempertanyakan hal ini.

Seperti @haikal_hassan yang merupakan anggota presidium 212, yang mencuitnya siang tadi, Selasa (20/4/2021). Dalam cuitnya Haikal mengajak pengikut meminta tak diam dan mencari dalangnya.

"Buku Kamus Sejarah Kemendikbud baru: Hal.51: Darsono Notosudirjo-Komunis Hal.58: DN.Aidit-Komunis Hal.87: Henk Sneevliet-Komunis Hal.262:Samaoen-Komunis, Pendiri NU, HadratusSyaikh KH.Hasyim Asy'ari. Halaman berapa???? Ini kenapa pada diam? Ada apa dg bangsa ini? Cari dalangnya!" katanya dalam cuitannya.

Cuitanya Haikal kini telah diposting ulang dan disukai ribuan pengguna twitter. Mereka mempertanyakan langkah Kemendikbud yang menghapus kiai besar.

Hal sama diungkapkan Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid melalui akun twitternya, @hnurwahid. Ia mempernyatakan rekam jejak ideologi Dirjen Kebudayaan dibawah kementrian Nadiem.

"Lho ada apa Prof dengan rekam jejak ideologi Dirjen,anak buah Menteri Nadiem? Apakah klarifikasinya atas tidak tercantumnya kiprah&jasa HadhratusySyaikh KH Hasyim Asyari(Pendiri NU,Bapak Bangsa) tidak memadai? Krn tak jelaskan mengapa Buku Kamus itu malah sebut banyak tokoh2 PKI?" katanya sambil menposting link rekam dari salah cuitan warganet.

Baca Juga : Polemik Hilangnya Pendiri NU dari Kamus Sejarah Indonesia, Kemendikbud Bentuk Tim Pengoreksi

Sementara pemilik @AndiPitopang6 mempertanyakan langkah Kemendikbud yang memilih memasukkan tokoh komunis dalam buku sejarahnya.

"SEJARAH TOKOH NU DITIADAKAN, TOKOH KOMUNIS DIMUNCULKAN, INDONESIA DARURAT KOMUNIS! Kamus Sejarah Indonesia Jilid I tengah menjadi sorotan publik lantaran tak memuat profil pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy'ari," katanya dalam cuitannya sembari menjelaskan infografis tentang KH Hasyim Ashari.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini