Share

KSAD Andika Sebut Peran Komandan Penting Cegah Prajurit TNI Gabung Kelompok Separatis

Riezky Maulana, iNews · Selasa 20 April 2021 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 337 2397897 ksad-andika-sebut-peran-komandan-penting-cegah-prajurit-tni-gabung-kelompok-separatis-wuszOK1y8j.jpg KSAD Jenderal Andika Perkasa (Foto: Puspen TNI)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menyebut peran komandan penting dalam mencegah prajurit TNI yang meninggalkan kesatuannya. Terbaru Pratu Lucky Y Matuan membelot dari kesatuannya dan bergabung bersama kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

"Mereka yang melakukan tindak pidana yang harus mempertanggungjawabkan. Pada saat yang bersamaan kita juga selalu briefing ke para komandan satuan dan ini termasuk penilaian. Ini kami lakukan," tutur Andika di Mapomdam Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Menurut Andika, pihaknya juga harus melakukan penilaian secara keseluruhan, bukan hanya dari sikap individu prajurit tersebut. Andika menjelaskan, sikap sorang prajurit dilihat dari bagaimana sosok komandan di atasnya.

Dia mengatakan, insiden kaburnya Pratu Lucky juga memiliki konsekuensi terhadap rantai komando yang ada di atas prajurit tersebut.

Baca juga: KSAD Andika Perkasa: Lucky Matuan Bawa Kabur 70 Butir Munisi dan 2 Magasin

"Kalau dia seorang prajurit satu gimana komandan peletonnya, gimana komandan kompinya, apa yang udah dilakukan. Ini semua memiliki konsekuensi bukan hanya ke yang bersangkutan tapi terhadap rantai komando di atasnya," ucapnya.

Andika menegaskan, komandan seharusnya bisa memastikan kondisi prajurit yang ada di bawahnya. Dia menyebut seorang komandan bertanggung jawab dan mestinya teliti terhadap prajuritnya.

"Kita akan serius sehingga mereka bisa lebih teliti lagi. Gimana memastikan anggota kondisinya baik-baik saja, sedang down, dan lain-lain," tutur dia.

Baca juga: Banyak Prajurit TNI Tinggalkan Kesatuannya, KSAD: Motivasinya Beda-beda, Ada karena Utang

Sekadar informasi, salah seorang anggota TNI bernama Lucky Y Matuan dikabarkan membelot dari kesatuannya dan memilih bergabung ke TPNPB. Kabar membelotnya Lucky pun dikonfirmasi oleh Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom.

"Hal itu benar. Dia melihat orang asli Papua selalu dibunuh oleh TNI-Polri itu dia tidak tega melihat, termasuk pendeta dibunuh di depan mata dia," kata Lucky saat dikonfirmasi melalui pesan singkat," Jumat 16 April 2021.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini