Survei Iwan Fals : 62 Persen Warganet Masa Bodo dengan Reshuffle Kabinet

Bima Setiyadi, Koran SI · Selasa 20 April 2021 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 337 2397719 survei-iwan-fals-62-persen-warganet-masa-bodo-dengan-reshuffle-kabinet-WjzBlzT5jm.jpg Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Isu perombakan kabinet atau reshuffle di kabinet Indonesia Maju masih menjadi perbincangan hangat media. Namun, bagi 62 persen warganet pengikut akun Twitter Iwan Fals justru masa bodo dengan reshuffle.

Melalui akun Twitternya @iwanfals, musisi legendaris, Iwan Fals membuat survei tentang ada atau tidaknya reshuffle. Survei yang dibuat sejak Senin 19 April pukul 17.44 WIB itu sudah dipenuhi 720 suara hingga Selasa (20/4) pukul 12.50 WIB. Survei sendiri berakhir hari ini Selasa (20/4) pukul 17.44 WIB atau berlaku selama 24 jam terhitung dari tanggal yang dibuat.

Baca Juga: Desas-desus Reshuffle Menteri Berinisial M Dinilai Sekadar Sensasi

"Ayooo ada resafel apa nggak?," tulis @iwanfals dikutip Selasa (20/4/2021).

Baca Juga: Abdul Mu'ti Digadang-gadang Gantikan Nadiem Makarim Jadi Mendikbud-Ristek

Dari pertanyaan itu, Iwan memberikan tiga kolam pilihan, yaitu ada; nggak; dan masa bodo. Berdasarkan hasil yang terlihat dengan 720 suara yang masuk, 33 persen warganet menjawab ada. Hanya 5 persen yang memilih nggak. Namun yang memilih masa bodo sebanyak 62 persen.

Pelantun lagu yang terkenal kritis terhadap pemerintah itu pun mendapatkan beragam balasan komentar. Diantaranya yaitu akun @soeripsarap yang mengusulkan lebih baik Menteri dari kalangan profesional.

"Kalau sekalian boleh usul nih om...

Mentri2 dari parpol ganti aja udah pake dari kalangan profesional sesuai keahlian dan bidangnya," cuitnya.

Seperti diketahui, wacana reshuffle menguat dalam waktu belakangan ini. Hal ini menyusul adanya peleburan Kemenristek k Kemendikbud. Selain itu juga adanya struktur baru yakni Kementerian Investasi.

Sejumlah nama diprediksi bertahan dan juga terlempar. Salah satunya Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro yang dipastikan akan lengser dari jabatannya karena adanya peleburan kementerian.

Selain itu nama Nadiem Makarim juga masih ada yang menyebut bertahan. Namun begitu tak sedikit yang ingin Nadiem diganti karena struktur Kemendikbud berbeda.

Sejumlah nama juga disebut mengisi kursi di Kementerian Investasi. Salah satunya adalah Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Meski begitu tidak menutup kemungkinan adanya nama-nama baru di jajaran Kabinet Indonesia Maju.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini